Berita Tuban

Bupati Tuban Ancam Tutup Koperasi yang Terapkan Sistem Utang-Piutang Perbankan, Ini Alasannya

Bupati Tuban, Fathul Huda, mengancam koperasi yang menerapkan aturan perbankan untuk urusan utang-piutang akan ditutup

Bupati Tuban Ancam Tutup Koperasi yang Terapkan Sistem Utang-Piutang Perbankan, Ini Alasannya
surya/m sudarsono
Bupati Tuban, Fathul Huda, saat memberikan jawaban pertanyaan seusai menghadiri acara peresmian Plaza Ikan Tuban, Selasa (26/2/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Bupati Tuban, Fathul Huda, mengancam koperasi yang menerapkan aturan perbankan untuk urusan utang-piutang akan ditutup. Ancaman ini disampaikan Huda saat memberikan sambutan pada kegiatan peresmian Plaza Ikan Tuban, Selasa (26/2/2019).

Huda menuturkan ancaman didasari lantaran pernah mendapat keluhan tentang pinjaman dana di koperasi dari warganya. Dari keluhan warga, ternyata proses penyelesaian pembayaran utang dan bunganya sangat memberatkan bagi masyarakat kecil yang meminjam.

"Kalau masih ada koperasi yang gunakan aturan Perbankan maka akan saya tutup," kata Bupati .

Bupati berlatar belakang kiai itu mengungkapkan warga yang mengeluh itu melaporkan jika awalnya utang di koperasi Rp 22 juta. Namun, hasil akhirnya atau pembayaran mencapai Rp 66 juta, naik menjadi tiga kali lipat.

Menurut Huda, ini sangat memberatkan, padahal konsep koperasi ini adalah gotong-royong antaranggota.

"Dinas terkait saya minta untuk menyelesaikan permasalahan ini. Alhamdulillah, akhirnya masalah bisa selesai dengan baik. Pinjaman Rp 22 juta bisa selesai Rp 35 juta, sudah mending. Tapi kalau ada lagi yang seperti ini, koperasi itu akan saya tutup," tegasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved