Potret

Potret Alana Amoretta yang Kagumi Sedotan Warna Warni

Gerakan tanpa sedotan plastik mulai akrab di telinga masyarakat. Gerakan bertujuan mengurangi limbah plastik ini bahkan sudah menyasar berbagai segmen

Potret Alana Amoretta yang Kagumi Sedotan Warna Warni
SURYAOnline/delya octovie
Alana Amoretta 

SURYA.co.id |Gerakan tanpa sedotan plastik mulai akrab di telinga masyarakat. Gerakan bertujuan mengurangi limbah plastik ini bahkan sudah menyasar berbagai segmen, siswa sekolah hingga pengusaha kafe dan restoran.

Namun, bagi Alana Amoretta (23) tidak menyangka jika gerakan itu benar-benar diterapkan di kafe dan resto di Surabaya.

"Sebelumnya saya tidak berekspektasi kalau ada kafe dan resto yang menerapkan 'no plastic', sampai akhirnya saya ke Carpentier Kitchen, lalu order minuman. Waktu orderannya datang, saya kagum 'wah, sedotannya warna-warni'," ujarnya, Minggu (24/2).

Awalnya, perempuan yang akrab disapa Anya ini mengira sedotannya terbuat dari plastik. Ia makin kagum saat tahu sedotannya berbahan kertas.

"Waktu disedot kok teksturnya beda, setelah diteliti dengan baik, ternyata ini kertas. Keren, karena sebelumnya tiap saya ke kafe, masih ada yang pakai sedotan plastik," pujinya.

Lulusan Sastra Inggris Universitas Airlangga (Unair), mengaku dirinya sampai ingin membawa sedotan pulang karena motifnya yang imut.

Pecinta kuliner itupun berharap, makin banyak kafe di Surabaya yang menerapkan kebijakan serupa.

"Gerakan antisedotan plastik ini saya setuju sekali, karena tidak terasa, lho, berapa kali beli minuman yang pakai sedotan plastik. Bayangkan saja ada berapa banyak sampah plastik yang terkumpul tiap harinya? Tidak seimbang antara produksi sampah dan lama penguraian plastik," pungkas alumnus SMA Negeri 6 Surabaya.

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved