Berita Surabaya

954 GTT Belum Terima Honor, Sekretaris Dindik Surabaya Akui Ada Hal Ini

954 Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengajar di SD dan SMP negeri di Kota Surabaya resah belum menerima honor mengajar dari Pemkot Surabaya

954 GTT Belum Terima Honor, Sekretaris Dindik Surabaya Akui Ada Hal Ini
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
ILUSTRASI - Yuyun, GTT Jember yang membawa anaknya saat berdemo, sudah lima bulan belum gajian 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 954 Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengajar di SD dan SMP negeri di Kota Surabaya resah. Hingga saat ini, mereka belum menerima honor mengajar atau gaji dari Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dindik).

Bulan Januari yang seharusnya mereka terima di akhir Januari hingga saat ini belum jelas dibayarkan kapan.

"Sampai ini bulan Februari mau berakhir juga belum gajian. Sakne teman-teman GTT semua belum terima gaji," ungkap Koordiantor GTT Surabaya Eko Mardiono, Jumat (22/2/2019).

Eko banyak disambati rekan-rekannya karena para GTT itu menggantungkan pendapatan mereka dari mengabdi di sekolah negeri.

GTT yang mengajar di sekolah negeri baik SD maupun SMP negeri di Kota Surabaya berhak atas honor setara UMK Kota Surabaya, yakni Rp 3,9 juta.

Para pengajar di sekolah negeri itu berhak atas gaji UMK setelah mereka mengajar.

Begitu akhir bulan atau paling lambat awal bulan berikutnya, mereka sudah menerima gaji melalui rekening.

Namun 2019 ini, jika akhir Februari ini belum ditransfer berarti dua bulan GTT belum terima hak mereka.

Para GTT tidak tahu kenapa hak gaji mereka belum bisa dicairkan.

"Kami senang gaji kami UMK. Cukup lah kalau untuk hidup di Surabaya. Mbok ya urusan gaji begini sebaiknya jangan ditunda-tunda," tambah Eko.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved