Berita Surabaya

Pedagang Pasar Wonokromo Wadul ke Anggota DPR RI soal ini 

Sejumlah pedagang Pasar Wonokromo, Kota Surabaya, berkeluh kesah kepada anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id|nuraini faiq
Anggota Komisi V yang juga caleg DPR RI dari Partai Gerindra Dapil I (Surabaya-Sidoarjo) menemui pedagang Pasar Wonokromo, Surabaya, Rabu (20/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah pedagang Pasar Wonokromo, Kota Surabaya, berkeluh kesah kepada anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono saat anggota Fraksi Gerindra ini blusukan ke pasar tersebut, Rabu (20/2/2019). 

Caleg DPR dari partai yang sama Dapil I (Surabaya Sidoarjo) ni sengaja menemui para pedagang bersamaan waktu reses.

Bambang didampingi istrinya, Asrilia Kurniati, yang Caleg DPRD Jatim Dapil 1 Surabaya dari partai Gerindra juga. 

Bahkan perempuan ini sempat meneteskan air mata saat mendengar keluhan para pedagang.

Sesama perempuan, Asrilia mendengarkan perempuan sambil menggendong bayinya mengadu sepinya pembeli.

Para pedagang mengadu dengan ekspresi sedih di hadapan Bambang.

"Saat ini pasar sepi. Pembeli jarang. Padahal saya butuh beli susu buat anak saya ini," ucap Nur Farida, pedagang jilbab.

Sekarang perempuan ini kesulitan mencari uang karena pembeli jarang. Laku lima helai jilbab saja itu sudah bagus. Sehari kadang laku dua lembar jilbab.

"Pasar Wonokromo sekarang sepi. Bagaimana ini Pak," ucap Farida.

 Tidak hanya Farida, Faudad seorang  pedagang baju di Pasar Wonokromo juga mengeluhkan kondisi yang sama. Pedagang ini bahkan merumahkan empat karyawannya yang selama ini membantu Faudad.

"Belakangan ini sepi. Turun drastis sampai 90 persen," ucapnya.

Mendengar keluhan dan curhat pedagang, Bambang Haryo menyatakan bahwa kondisi tersebut menggambarkan sulitnya ekonomi saat ini.

"Ini suara grass root. Pedagang yang bilang. Pembeli menurun hingga 80 persen. Ini maknanya apa, perlu perubahan," kata Bambang.

Kondisi tersebut tak bisa dibiarkan. Pemerintah saat ini harus bekerja keras. Dikatakan bahwa DPR sudah berbuat maksimal. Bambang menyindir para menteri saat ini lebih senang ikut berkampanye ketimbang bekerja.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved