Pemilu 2019

Bawaslu Jatim Ajak Mahasiswa Awasi Pemilu: Kalau Ada Dosen Kampanye, Laporkan!

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengajak masyarakat untuk proaktif dalam penyelenggaraan pemilu 2019.

Bawaslu Jatim Ajak Mahasiswa Awasi Pemilu: Kalau Ada Dosen Kampanye, Laporkan!
SURYAOnline/bobby constantine koloway
Ketua Bawaslu Jatim, M Amin bersama Dr. Agus Hariyanto, M.Kes diampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bersama Civitas Akademika dalam Pemilihan Tahun 2019, Kamis (21/2/2019) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). 

Sebagai negara yang menganut sistem demokrasi, Amin menjelaskan bahwa gelaran pemilu merupakan kewajiban yang harus dilakukan.

" Kita sadar sampai saat ini berkat founding father kita, kita masih sepakat bahwa Indonesia menganut sistem demokrasi. Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," jelasnya.

Sistem pemilu menurutnya menjadi salah satu media penyampaian aspirasi langsung oleh masyarakat. Yang mana, pada legislatif yang dipilih mendatang akan memperjuangkan aspirasi sebagai wakil rakyat di parlemen.

"Uang kuliah maunya juga ditentukan oleh rakyat, spp maunya gratis. Namun, di sisi lain, pak pihak universitas tidak seperti itu karena memperhatikan kebutuhan perkuliahan. Adanya benturan kepentingan ini diperlukan keterwakilan dari masing-masing pihak," kata Amin

"Pembeli mau lombok harganya murah namun petani ingin lombok harganya tinggi. Ada masyarakat yang berharap garam gratis namun masyarakat di Madura membutuhkan harga garam yang tinggi. Inilah pentingnya keterwakilan dalam pengambilan keputusan," imbuh Amin.

Sayangnya, selain rendahnya kesadaran untuk keikutsertaan pemilih, pemilu kerap kali disertai dengan berbagai pelanggaran.

"Misalnya, rebutan tempat kampanye, pemasangan baliho yang tak sesuai aturan, money politic, hingga penyebaran berita hoax," ungkap Amin.

Pihaknya mengajak masyarakat pada umumnya serta mahasiswa pada umumnya untuk mendukung pemilu dengan tetap berintegritas.

"Tidak banyak mahasiswa yang mau memikirkan bagaimana agar SPP bisa gratis atau biar pemilu bisa berjalan berintegritas. Rencananya, kami akan sosialisasikan ke berbagai kampus di Jatim," pungkasnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved