Berita Surabaya

Pasang Iklan Umrah Abal-Abal, Petinggi Media Cetak di Surabaya Kena Tipu Puluhan Juta Rupiah

Ia hanya menyetorkan Rp 20 juta sedangkan sisanya Rp 30 juta dibarter pemasangan iklan di koran kantor Shodiq menjabat

Pasang Iklan Umrah Abal-Abal, Petinggi Media Cetak di Surabaya Kena Tipu Puluhan Juta Rupiah
tribun jatim/syamsul arifin
Terdakwa Faqih (rompi hijau) saat jalani sidang di ruang Candra PN Surabaya, Rabu, (20/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diketuai Jan Manopo menggelar sidang dugaan perkara penipuan calon jamaah umrah yang melibatkan karyawan PT Karya Amanah Duta Insani (KADI), Faqih bin Giran sebagai terdakwa.

Sidang yang digelar di Ruang Candra tersebut beragendakan mendengarkan keterangan lima saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dinneke Absari dari Kejati Jatim.

Kelima saksi tersebut antara lain, Choirul Shodiq, Nurfatah, Yuli Setyobudi, Ahmad Nurjaman dan Ana Juhena.

Kelima saksi merupakan petinggi dan karyawan perusahaan media cetak lokal di Surabaya.

Dalam keterangannya, saksi Choirul Shodiq mengaku awal kali mengetahui ada promo umrah dari informasi yang disampaikan rekan sekantornya, saksi Nurfatah.

“Saya mau memberangkatkan saudara untuk umrah, apakah anda berminat?” ujar Shodiq menirukan tawaran Nurfatah waktu itu, Rabu, (20/2/2019).

Merasa tertarik atas harga yang dipatok, Shodiq akhirnya memutuskan untuk ikut promo umrah tersebut.

Selain dirinya, Shodiq juga mendaftarkan tiga calon jamaah lainnya, total empat jamaah terdaftar melalui Shodiq.

Total Rp 50 juta yang harus Shodiq setor untuk biaya empat jamaah umrah.

Namun, ia hanya menyetorkan Rp 20 juta sedangkan sisanya Rp 30 juta dibarter pemasangan iklan di koran kantor Shodiq menjabat.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved