Berita Surabaya

Gubernur Khofifah Sebut 11 Kabupaten di Jatim Masih Ada Kasus Stunting, Harapkan Ini ke TPPKK

Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap Tim Penggerak PKK (TPPKK) bisa ikut konsen menangani masalah stunting di Jawa Timur

Gubernur Khofifah Sebut 11 Kabupaten di Jatim Masih Ada Kasus Stunting, Harapkan Ini ke TPPKK
surya/fatimatuz zahro
Arumi Bachsin Emil Dardak usai dilantik sebagai Ketua TPPKK Jatim, Selasa (19/2/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap Tim Penggerak PKK (TPPKK) bisa ikut konsen menangani masalah stunting di Jawa Timur. Hal ini lantaran saat ini di Jawa Timur masih ada sebanyak 11 kabupaten yang terdapat kasus stunting.

"Stunting masih ada di 11 kabupaten, ibu PKK harus fokus juga di sini. Agar fokus dikoordinasikan ke OPD setempat dan OPD di pemprov, ini program nasional," kata Gubernur Khofifah, Selasa (19/2/2019).

Menurutnya, PKK memang memiliki sepuluh program yang harus dilakukan. Akan tetapi Khofifah meminta agar masing-masing daerah memiliki pruoritas tambahan.

Khususnya untuk kasus-kasus yang terjadi di wilayahnya. Misalnya di Jombang, menjadi daerah di Jatim yang tertinggi angka kematian bayinya. Lalu juga di Jember yang kasus angka kematian ibu tertinggi di Jatim.

Begitu juga di Bondowoso yang di Jatim merupakan daerah dengan kasus angka pernikahan dininya tertinggi.

Dengan begitu Khofifah berharap fokus ini menjadi strategi khusus dan difollow up untuk memberikan langkah intervensi.

"Lalu juga ada daerah dengan peringiriman TKW terbesar. Mulai Banyuwangi, Sampang, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Kediri. Maka saya pesan soal pengawasan anaknya," tegasnya.

Sebab jika orangtuanya bekerja di luar negeri, maka biasanya anaknya akan diasuh oleh neneknya jika tidak diasuh neneknya diasuh oleh keluarga samping.

Pada kondisi itu Khofifah ingin PKK bisa ikut mendampingi agar anak TKW bisa mendapatkan pendampingan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved