Single Focus

Universitas Airlangga Terapkan Aturan Baru SNMPTN 2019, Orang Tua Pilih Banyak Berdoa

Universitas Airlangga (Unair) menerapkan peraturan baru untuk seleksi masuk melalui jalur SNMPTN 2019.

Universitas Airlangga Terapkan Aturan Baru SNMPTN 2019, Orang Tua Pilih Banyak Berdoa
surya.co.id/ahmad zaimul haq
KUOTA TERBATAS - Siswa SMAN 6 saat melakukan finalisasi pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2019, Jumat (15/2/2019). Sejumlah PTN menerapkan formulasi khusus sebagai pertimbangan diterimanya peserta SNMPTN. 

Surya.co.id | SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) menerapkan peraturan baru untuk seleksi masuk melalui jalur SNMPTN 2019 yaitu melihat peringkat tertinggi di sekolah untuk masuk di jurusan-jurusan favorit.

Menanggapi hal ini, orang tua calon pendaftar memilih lebih banyak berdoa agar anaknya bisa diterima di jurusan yang diinginkan.

Erni, orang tua dari Tazkia Izzatun Az Zahra, siswi SMA YPK Bontang, menuturkan bahwa dirinya lebih banyak mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

"Persiapan saya yaitu banyak berdoa dan melakukan sholat malam," tuturnya.

Tazkia, calon pendaftar SNMPTN Fakultas Kedokteran jurusan S-1 Pendidikan Dokter Unair ini, juga menungkapkan bahwa dirinya mendapat pesan dari kedua orang tuanya untuk lebih giat beribadah.

"Bapak saya berpesan agar saya terus berdoa untuk kelancaran SNMPTN dan SBMPTN. Ibu saya juga selalu berpesan untuk menjaga sholat dhuha dan tahajud. Kadang saya juga diajak sholat tahajud bersama," tuturnya.

Selain berdoa, orangtuanya juga mempersiapkan Tazkia mulai dari semester satu hingga lima.

"Dulu saya sempat diforsir belajarnya sama orangtua, nggak boleh ikut lomba macam-macam, pokoknya belajar aja. Dulu sempat terkekang. Akhirnya saya mulai boleh ikut OSN dan O2SN. Sebenarnya nambah beban, tapi saya tidak masalah," jelas Tazkia.

Orangtua Tazkia, lanjutnya, tidak ada paksaan agar anaknya mengikuti les di bimbingan belajar. Yang penting, tutur Tiaz, dirinya mau belajar sendiri.

Sementara itu, Viky Nauvalia Zahiro, siswi SMAN 1 Pasuruan menuturkan, orangtuanya tidak ada strategi khusus agar dirinya masuk SNMPTN di Unair.

Siswi yang akan mendaftar prodi S-1 Pendikan Dokter Unair dan UB ini menuturkan, orangtuanya lebih memilih untuk berdoa dan berikhtiar semaksimal mungkin.

Ketika mengetahui peraturan yang diberlakukan Unair, ayahnya, H. Saiful Anwar, berpesan kepada Viky untuk tetap terus berdoa, menjaga sholat.

"Karena tidak ada yg tidak mungkin bagi Allah. Tetap ikhtiar dan maju untuk terus mencobanya, mempersiapkan mental (selalu optimis dan membuang rasa pesimis) serta meyakini masih banyak jalur untuk masuk Unair," jelas Viky.

Orangtuanya, lanjutnya, sangat mendukungnya untuk masuk FK Unair.

"Alhamdulillah orang tua saya tetap mendukung untuk masuk FK Unair. Saya juga mulai nyicil untuk SBMPTN. Penilaian SNMPTN tidak ada yg tahu, ada faktor X yg dimiliki oleh PTN, dan kita belum bisa mengetahui faktor X tersebut," pungkasnya.  (christine ayu nurchayanti)

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved