Breaking News:

Kasatlantas Klarifikasi Video Pria Nekat Pukuli Polisi yang Viral di Whatsapp, 'Tidak Ada Pemukulan'

Kasatlantas Polresta Banjarmasin memberikan klarifikasi mengenai kebenaran video Pria Nekat Pukuli Polisi yang Viral di Whatsapp

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Istimewa/Satlantas
klarifikasi soal video pria pukuli polisi yang viral di whatsapp 

SURYA.co.id - Pria asal Banjarmasin mendadak viral usai videonya tersebar di whatsapp dan media sosial karena disebut-sebut memukul polisi saat ditilang

Meski di video berdurasi 0.34 detik tersebut tidak memperlihatkan langsung aksi pemukulan yang dilakukan seorang pria kepada anggota kepolisian seperti yang dikabarkan

Melainkan hanya tiga orang anggota polisi berpakaian dinas sedang melakukan tindakan berupa pengamanan terhadap sang remaja.

Seorang perekam video yang tidak diketahui identitasnya sempat menyebutkan bahwa aksi pengamanan itu dipicu lantaran sang pria tidak terima setelah ditilang.

Sekali Jalan Hotman Paris Pakai Rp 30 Miliar, Menangis saat Kenang Asal Usul Berlian Termahalnya

4 Masa Lalu Ifan Seventeen & Mantan Istri Ghea Gayatri, Punya Satu Anak yang Beranjak Dewasa

Kondisi Mandala Shoji Tidur Bareng Preman hingga Mantan Pembunuh di Penjara, Istri: Katanya Seru

Aksi Perwira TNI Berwajah Bule Menyusup ke Malaysia Sebagai Turis, Endingnya Diburu Kapal Inggris

Remaja itu menurut perekam video kemudian juga melakukan perlawanan dengan memukul polisi yang melakukan penindakan.

Dilansir dari Banjarmasin Post, Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Wibowo memberikan klarifikasi mengenai kebenaran video tersebut

Wibowo menyebutkan penindakan tersebut dilakukan lantaran sang remaja yang mengenakan jaket abu-abu itu melakukan pelanggaran karena tidak membawa dan memiliki surat-menyurat berkendara.

"Iya betul. Itu karena remaja tersebut tidak membawa surat-menyurat berkendara seperti SIM," kata Wibowo kepada Banjarmasin Post

Namun saat disinggung mengenai adanya aksi pemukulan kepada aparat kepolisian, ia menampiknya.

Menurut Wibowo, berdasarkan informasi yang dia peroleh dari sejumlah anggota yang melakukan pengamanan, remaja itu hanya panik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved