Berita Fashion

Tinggalkan Bordir dan Laser Cut, Gaun Pengantin Polos Kini Lebih Digemari

Gaun berekor panjang juga mulai ditinggalkan, karena resiko pernikahan luar ruangan membuat gaun mudah kotor.

Tinggalkan Bordir dan Laser Cut, Gaun Pengantin Polos Kini Lebih Digemari
SURYA.co.id/Delya Octovie
Koleksi gaun pengantin Melaty Tengker Couture Wedding Gown and Make Up Surabaya dipamerkan di Galaxy Mall Wedding Fair, Sabtu (16/2/2019). 

Gaun berekor panjang juga mulai ditinggalkan, karena resiko pernikahan luar ruangan membuat gaun mudah kotor.

"Kalau di luar ruangan, pengantin harus melewati kalau bukan rumput, ya tanah. Pokoknya tidak semulus lantai. Jadi kebanyakan memilih tidak pakai ekor, namun tetap panjang menutupi sepatu supaya tetap terlihat elegan," jelasnya.

Gelaran di luar ruangan rupanya turut berpengaruh pada warna gaun.

Kebanyakan pengantin meminta gaun warna putih gading, nude dan krem.

"Pokoknya warna yang cenderung ke kulit," ucapnya.

Pada bagian dada, klien Melaty Tengker banyak yang meminta model kemben, sabrina dan cheongsam.

Ada pula yang bagian dadanya diberi tile, sedangkan bagian lengan dibuat sleeveless.

"Yang diberi tile ini biasanya karena kalau kemben saja itu pengantin merasa rawan, jadi ini sebagai penyangga, supaya nyaman saja," katanya.

Pilih Gaun Pengantin Sesuai Warna Kulit

Meski gaun pengantin identik dengan warna putih, tak semua palet putih cocok dikenakan oleh pemilik warna kulit tertentu.

Halaman
1234
Penulis: Delya Octovie
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved