Berita Lumajang

Reka Ulang Kasus Teror Pecah Kaca Rumah Warga di Lumajang, Polisi Sebut Tak Ada Unsur Politik

Selama enam hari terakhir telah terjadi teror pelemparan kaca rumah oleh orang tak dikenal di Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Reka Ulang Kasus Teror Pecah Kaca Rumah Warga di Lumajang, Polisi Sebut Tak Ada Unsur Politik
SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban usai reka ulang pelemparan kaca rumah Didik Kuspriyanto (68), Sabtu (16/2/2019). 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban memastikan teror pelemparan kaca rumah warga Desa Condro, Kecamatan Pasirian, merupakan perbuatan orang iseng. Hal ini ditegaskan oleh Arsal usai reka ulang pelemparan kaca rumah Didik Kuspriyanto (68), Sabtu (16/2/2019).

Reka ulang dilakukan oleh kapolres bersama tim Cobra Polres Lumajang. Kaca rumah Didik berlubang dan retak setelah dilempar orang tidak dikenal, Jumat (15/2/2019) dini hari.

Reka ulang juga dilakukan di tiga tempat lain, yakni di dua kios bensin dan sebuah mobil. Semuanya terjadi di Desa Condro selama enam hari terakhir.

"Dari olah TKP, juga reka ulang bisa dipastikan ini aksi orang iseng, tidak ada unsur politik juga kegiatan terorisme," kata Arsal usai reka ulang, Sabtu (16/2/2019).

Pernyataan ini diperkuat dengan tak ditemukanya selongsong dan proyektil peluru di sekitaran TKP. Tirai penutup jendela juga tidak rusak sama sekali. Kaca itu dilempar memakai batu.

"Kejadian ini kami pastikan tidak ada muatan politik maupun masalah terorisme. Profil korban yang tidak berafiliasi ke salah satu partai politik dan juga pekerjaannya petani dan tukang las knalpot motor," lanjut Arsal.

Lebih lanjut, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini mengultimatum kepada pelaku pelemparan agar menyerahkan diri secepatnya.

"Saya berikan peringatan kepada pelaku agar segera menyerahkan diri. Karena jika tidak, maka tim Cobra Polres Lumajang akan mencari para pelaku kemanapun anda bersembunyi. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, saya akan tingkatkan patroli dan mengaktifkan Satgas Keamanan Desa Condro yang merupakan relawan keamanan dengan jumlah 30 orang di desa tersebut," pungkas Arsal.

Seperti diberitakan Surya.co.id, kaca ruang tamu rumah Didik Kuspriyanto di Desa Condro pecah pada Jumat (15/2/2019) dini hari. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Rupanya peristiwa yang menimpa rumah Didik bukan peristiwa pertama. Sebelumnya kaca dua kios dan satu mobil juga pecah karena pelemparan batu.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved