Berita Gresik

Usai Bertemu Bupati Gresik, Guru Nur Khalim Dapat Apresiasi Ini

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Sambari akan mengusulkan Nur Khalim sebagai PPPK di lingkungan Pemkab Gresik

Usai Bertemu Bupati Gresik, Guru Nur Khalim Dapat Apresiasi Ini
istimewa
Bupati Gresik Sambari bertemu Nur Khalim, guru yang dipersekusi siswanya, di ruang kerja bupati, Kamis (14/2/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Nur Khalim, guru SMP yang dipersekusi dan dilecehkan siswanya sendiri di dalam kelas, bertemu Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto di kantornya, Kamis (14/2/2019).

Kabag Humas Pemkab Gresik, Sutrisno, membenarkan pertemuan keduanya yang berlangsung selama satu jam. Pria berusia 30 tahun itu mengenakan Batik berwarna coklat lengkap dengan peci hitam menemui Bupati Sambari di Pemkab Gresik ditemani rekan seprofesinya.

Sutrisno mengatakan Sambari terharu melihat kisah Nur Khalim. Orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu mengapresiasi sikap Nur Khalim yang penyabar menghadapi anak didiknya.

Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Nur Khalim dapat menjadi contoh bagi tenaga pendidik lain. Selain memiliki intelektual juga dibarengi dengan kesabaran dalam mengajar.

"Pak Bupati memuji guru Nur Khalim yang penyabar semoga menjadi contoh bagi guru-guru yang lain," kata Sutrisno, Jum'at (15/2/2019).

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Sambari akan mengusulkan Nur Khalim sebagai pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Gresik sesuai mekanisme.

"Diusulkan menjadi pegawai pemerintah PPPK. Pak Sambari tidak menjanjikan tetapi mengusulkan Pak Nur Kalim terlebih dahulu untuk menyelesaikan proses administrasi. Pak Nur Khalim akan kami jadikan prioritas," Jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Khoirul Huda, menyambut baik usulan Pemkab dengan mengusulkan Nur Khalim menjadi pegawai pemerintah PPPK.

"Kami mendukung usulan Bupati semoga menjadi motivasi buat guru-guru honorer lainnya," ujar Huda.

Dalam sepekan, sosok Nur Khalim menjadi perbincangan tidak hanya bagi publik Kabupaten Gresik melainkan nasional melihat kesabarannya menghadapi perlakuan siswanya sendiri yang jauh dari kata sopan saat mata pelajaran IPS pada Sabtu (2/2/2019).

Nur Khalim sendiri merupakan guru honorer yang sudah mengabdi selama lima tahun di SMP PGRI Wringinanom.

Meski hanya berpenghasilan Rp 450 ribu untuk memenuhi kebutuhannya, warga Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, itu juga mengajar di salah satu SMP swasta dan membuka bimbingan belajar di rumahnya sendiri.

Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved