Berita Jember
Pemerintah Akan Bangun Terowongan di Ruas Tol Probowangi
Pemerintah bersepakat membangun terowongan di tol Trans Jawa ruas Probolinggo - Banyuwangi atau tol Probowangi
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | JEMBER - Pemerintah bersepakat membangun terowongan (tunnel) di tol Trans Jawa ruas Probolinggo - Banyuwangi atau tol Probowangi. Menteri BUMN, Rini M Soemarno mengatakan pembangunan terowongan itu menjadi solusi atas kendala pembangunan tol trans Jawa ruas Probolinggo - Banyuwangi tersebut.
"Paspro (Pasuruan - Probolinggo) itu kan sudah hampir selesai, tinggal sertifikasi saja. InsyaAllah selesai dalam waktu dekat. Nah lanjutannya itu kan sampai Banyuwangi, sudah pasti ke Banyuwangi. Kemarin ada persoalan di rea latihan tempur itu. Saya bersama tim dari Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) sudah duduk sama Pak Panglima (Panglima TNI), dan solusinya sudah kelihatan yakni memakai tunnel," kata Rini kepada Surya saat ditemui di City Forest & Farm Arum Sabil di Kecamatan Sumbersari, Jember, Jumat (15/2/2019) petang.
Menurutnya, pembangunan terowongan itu menjadi solusi yang efisien dan ekonomis dari segi biaya. Terowongan ini bakal dibangun di kawasan yang melintasi Pusat Latihan Tempur TNI AL di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. "Sejauh ini sepakat tunnel karena paling baik, efisien, juga dari sisi cost (biaya) paling ekonomis. Adanya tunnel jadi tidak melewati daerah latihan tempur," lanjut Rini.
Rini menambahkan pembangunan ruas tol Probowangi itu ditargetkan selesai akhir tahun 2020, sampai awal 2021. Jika pembangunan tol Probowangi itu rampung, maka akan menyambungkan keseluruhan tol Trans Jawa.
Selama empat tahun terakhir, lanjut Rini, pemerintah membangun tol Trans Jawa sepanjang 650 kilometer. Jika nanti keseluruhan tol Trans Jawa terbangun akan sepanjang sekitar 1.150 kilometer mulai dari Merak sampai Banyuwangi.
Tol Probowangi merupakan lanjutan ruas tol Trans Jawa di sisi timur Jawa Timur. Ruas tol ini bakal tersambung dari Probolinggo, melewati Besuki - Situbondo - Banyuwangi.
Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur, Jumat (15/2/2019), Menteri Rini sempat meninjau ruas tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro). Kunjungan ini dia lakukan di sela perjalanan dari Surabaya menuju Kabupaten Lumajang.
Ruas tol Paspro merupakan bagian dari tol Trans Jawa yang akan dioperasikan dalam waktu dekat. Sebelumnya tol sepanjang 31,30 kilometer ini telah dibuka secara fungsional saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2018.
Pengerjaan proyek tol Paspro dimulai Mei 2016 dan selesai pada bulan Desember 2018, serta siap untuk dioperasikan.
Beroperasinya tol Paspro diharapkan dapat memangkas waktu tempuh secara signifikan perjalanan dari Pasuruan ke Probolinggo dan sebaliknya, dari sebelumnya 2,5 jam menjadi 30 menit. Konektivitas yang lebih baik juga akan membuka peluang bangkitnya potensi di daerah yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
Tol Paspro dibangun dengan investasi sebesar Rp 4,6 triliun untuk tiga seksi dengan konsesi 50 tahun. Di ruas ini terdapat empat buah rest area tipe B masing-masing dua di jalur kiri dan kanan. Adapun lahan yang disiapkan untuk rest area hampir empat hektar untuk masing-masing rest area dan jarak antar rest area adalah 7,5 kilometer.
"Saya senang dan bangga tol siap dioperasikan. Pembangunan tol ini diharapkan memberikan dampak bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya, serta memperlancar dan mengurangi biaya angkutan logistik di Jawa Timur,” pungkas Rini.
Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung ke Kabupaten Lumajang tepatnya di Desa Burno Kecamatan Senduro, yang kemudian dilanjutkan ke City Forest & Farm Arum Sabil di Kabupaten Jember. Sabtu (16/2/2019) Rini melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuwangi.
• Menteri BUMN Rini Soemarno Kunjungi Desa Perhutanan Sosial di Lumajang
• Besok, Menteri BUMN Rini Soemarno Buka Chocolate Glenmore Run Banyuwangi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemerintah-akan-bangun-terowongan-di-tol-probowangi.jpg)