Breaking News:

Berita Sidoarjo

Bambang Haryo Desak Pemerintah Segera Selesaikan Persoalan Korban Lumpur Lapindo

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo.

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Bambang Haryo saat melihat langsung kondisi tanggul lumpur Sidoarjo beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan korban lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Menurutnya, persoalan bencana lumpur di Sidoarjo yang tersisa hanya sedikit. Tidak sebesar dahulu atau pemerintahan sebelumnya. 

"Jadi harus segera diselesaikan," kata dia, Rabu (14/2/2019).

Menurut Bambang Haryo, beberapa waktu lalu ada sebagian warga Sidoarjo terdampak lumpur yang mengadu ke ruangannya.

“Ada dua kelompok yang menjadi korban, yaitu masyarakat dan pengusaha. Ada sekitar 90 pengusaha yang menjadi korban lumpur," urainya.

Setelah mendengar sejumlah keluhan dan berbagai hal terkait persoalan itu, pihaknya pun mendesak pemerintah segera menyelesaikannya.

Bahkan disebutnya bahwa penanganan persoalan itu harus dituntaskan pada 2019 ini.

"Harus ada penganggaran untuk itu. Agar persoalan tidak terus berlarut-larut," sambung politisi Gerindra tersebut.

Jika persoalan ini belum diselesaikan sampai masuk masa pemilihan presiden, dirinya menilai masyarakat bakal sangat kecewa. Karena penyelesaian lumpur ini sebenarnya merupakan janji politik Presiden Jokowi sebelum menjabat presiden.

"Kebutuhan anggarannya, diperkirakan hanya Rp 700 miliar. Namun, pos anggarannya masuk ke pos anggaran mitigasi bencana alam. Menurut kami, itu harus segera dituntaskan," tukasnya.

Saat ini debit lumpur Sidoarjo mencapai sekitar 100 ribu kubik per hari. Debit itu masih tinggi dan bisa berpotensi menimbulkan bencana kembali. Dan disebutnya kondisi ini masih berbahaya dan berpotensi timbulkan bencana lagi.

Masalah ganti rugi korban lumpur memang tak kunjung selesai hingga sekarang. Ada beberapa pihak yang masih terus berjuang untuk mendapatkan haknya tersebut.

Diantaranya adalah kelompok masyarakat, dan ada pula kelompok dari kalangan pengusaha. Mereka berharap, pemerintah bisa segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan persoalan ini.

Wartawan dan Komunitas Sidoarjo Positif Gelar Bakti Sosial Bagi-bagi Paket Perlengkapan Sekolah

Admin Akun Medsos Populer di Sidoarjo Kumpul Bahas Membangun Sidoarjo Lewat Medsos

Awal Mula Nenek 75 Tahun di Kediri Berpacaran Pemuda 26 Tahun yang Telah Membunuhnya

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved