Berita Surabaya
Komplotan Curanmor Sasar Rumah Kos Surabaya Paling Banyak Beraksi di Wilayah Ini
Harga sepeda motor curian yang diperoleh pelaku bernama Khoirul Anam (23) ternyata dijual jauh dari harga pasaran.
SURABAYA.co.id | SURABAYA - Harga sepeda motor curian yang diperoleh pelaku bernama Khoirul Anam (23) ternyata dijual jauh dari harga pasaran. Saat dihadirkan dalam press release pada Senin (11/2/2019) sore, Khoirul mengaku menjualnya hingga tiga juta saja per unitnya.
"Ada yang dijual Rp 1,5 juta, ada yang Rp 3 juta," aku Khoirul sembari menunduk, Senin (11/2/2019).
Terpisah, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti membenarkan hal itu.
Berdasarkan pengakuan pelaku, uang hasil penjualan motor curian kepada penadah yang kini masih DPO berinisial JN hingga Rp 3 juta saja.
• Begini Kronologi dan Modus Komplotan Curanmor Sasar Rumah Kos di Surabaya
"Per unit dijual Rp 1,5 sampai Rp 3 juta, hasilnya digunakan untuk foya-foya," sahut Bima.
Selanjutnya, uang hasil penjualan sepeda motor hasil curian tersebut dibagi rata dengan rekannya berinisial HR, yakni Fifty-Fifty.
Selain itu, usai diinterogasi, Khoirul mengaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa, antara lain sebagai berikut:
- di wilayah Sukolilo, Khoirul beraksi sekitar delapan kali
- di wilayah Mulyorejo, Khoirul dan rekannya beraksi empat kali
- di wilayah Gubeng , Khoirul beraksi sekitar tiga kali
- di kawasan Tambaksari, ia dua kali beraksi
- terakhir di kawasan Kenjeran sebanyak empat kali dan Simokerto dua kali
Selain mengamankan Khoirul, Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya juga menyita sebuah STNK, satu unit sepeda motor CBR berwarna hitam, sebuah jaket berwarna abu-abu hitam, hingga sebuah rekaman cctv sebagai barang bukti.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi