Berita Surabaya

AJI Surabaya Protes Remisi Pembunuh Jurnalis Bali Saat Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya

Memanfaatkan momen Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, AJI Surabaya protes terhadap pemberian Remisi Pembunuh Jurnalis pada I Nyoman Susrama.

AJI Surabaya Protes Remisi Pembunuh Jurnalis Bali Saat Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya
SURYA.co.id/Luhur Pambudi
AJI Surabaya Protes Remisi Pembunuh Jurnalis Bali Saat Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya. Protes dilakukan salah satunya dengan memasang spanduk di sebelah baliho Peringatan HPN. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Manfaatkan momen Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya,  AJI Surabaya protes terhadap pemberian Remisi Pembunuh Jurnalis pada I Nyoman Susrama.

Protes yang dilakukan AJI Surabaya dengan memasang baliho berukuran 10 meter x 3 meter di JPO tepat di depan Gedung Graha Pena Jalan A Yani.

Setelah memastikan baliho itu terpasang, massa aksi yang berjumlah 50 orang itu bergerak menuju titik kumpul aksi di depan Jalan Setail, Darmo, Wonokromo.

Pesan KHR Kholil Asad Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Wali Songo Situbondo Menjelang Pilpres 2019

Kisah Sukses Bos Kapal Api Diawali dari Jadi Kernet Bemo di Surabaya, Wonokromo Wonokromo Rp 200

Di sana massa aksi menyampaikan tiga tuntutan, di antaranya;

1) Segera cabut remisi I Nyoman Susrama, dalang pembunuhan sadis pada AA Gde Bagus Narendra Prabangsa Wartawan Radar Bali

2) Menolak segala bentuk ancaman terhadap kemerdekaan perwakilan dan kekerasan terhadap jurnalis.

3) Hentikan praktik imunitas dengan mengungkap kasus kekerasan dan pembunuhan terhadap jurnalis.

Pertamina Turunkan Harga BBM hingga Rp 800 Per Liter Berlaku Mulai Minggu 10 Februari 2019 Dini Hari

Puluhan Santri di Madiun Keracunan Soto dan Melon Saat Makan Malam , Begini Kondisinya Sekarang

Mucikari F Terlibat Prostitusi Online Menikmati Udara Segar 3 Minggu, Bagaimana Vanessa Angel?

Banyak SMK Tak Laku, Dindik Jatim Dorong Pengelola Sekolah Sosialisasikan Jurusan kepada Masyarakat

Miftah Farid Ketua AJI Surabaya berharap Presiden Jokowi yang hadir dalam perayaan HPN 2019 di Exhibition Hall Grand City Surabaya segera cabut remisi Susrama.

Selain itu segera tuntas kasus kekerasan delapan jurnalis yang belum terungkap.

"Jurnalis adalah orang yang berani mengungkap informasi tentang adanya korupsi di pemerintahan kalau jurnalis dibunuh maka masyarakat tidak akan tahu kalau ada hal buruk yang terjadi di pemerintah," katanya saat demo di depan KBS Surabaya, Sabtu (9/2/2019).

I Nyoman Susrama merupakan terpidana pembunuhan AA Gde Bagus Narendra Prabangsa Wartawan Radar Bali. Dan divonis kurungan penjara seumur hidup.

Susrama melakukan pembunuhan terhadap Prabangsa, dengan cara menenggelamkan Prabangsa hidup-hidup di laut Padangbai, Klungkung, Bali dan jasadnya baru ditemukan pada 16 Februari 2009.

Kemudian, muncul Keppres No 29/2018 Tentang Remisi yang diberikan pada Susrama, mendadak menimbulkan protes keras kalangan jurnalis seluruh kota. Termasuk protes yang dilayangkan oleh AJI Surabaya. (Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved