Berita Gresik

Sekda Gresik Dipanggil Kejari Terkait OTT BPPKAD, Statusnya Sebagai Ini

Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memanggil Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkab Gresik Andhy Hendro Wijaya.

Sekda Gresik Dipanggil Kejari Terkait OTT BPPKAD, Statusnya Sebagai Ini
istimewa
Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya, saat dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik. Pelantikan Birokrat tertinggi di Pemkab Gresik ini berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja, Rabu (9/1/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memanggil Sekretariat Daerah (Sekda) Pemkab Gresik Andhy Hendro Wijaya. Pemanggilan itu diduga terkait operasi tangkap tangan (OTT) tersangka M Mochtar selaku Plt Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik.

Andhy dikabarkan datang ke kantor Kejari Gresik Jalan Raya Permata Kecamatan Kebomas dengan mengenakan baju batik. Kajari Gresik, Pandoe Pramoekartika melalui Kasi Intel, R Bayu Probo Sutopo membenarkan ada pemeriksaan oleh penyidik pidana khusus terhadap Sekda Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya.

Pemeriksan mantan Kepala Dinas BPPKAD Kabupaten Gresik Andhy ini terkait dugaan pemotongan dana insentif pegawai di BPPKAD.

"Pak Sekda datang sebagai saksi terkait OTT di BPPKAD dengan bukti uang tunai Rp 537 Juta," kata Bayu, Jumat (8/2/2019).

Pemanggilan Andhy ini setelah penyidik Kejari Gresik menemukan bukti baru dari barang bukti telepon seluler (Ponsel), laptop dan CPU Komputer. Termasuk ponsel tersangka M Mochtar.

"Pemeriksan ini hasil kloning ponsel pegawai BPPKAD yang menjadi barang bukti kemarin," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved