Berita Mojokerto

Pemeran Pria Video Gadis Mojokerto Viral di WhatsApp Sebut Rekam Berdua, Polisi: Datangkan Ahli ITE

Polres Mojokerto akan mendatangkan ahli ITE untuk mengungkap keterlibatan mantan kekasih FA dalam pembuatan video mesum.

Pemeran Pria Video Gadis Mojokerto Viral di WhatsApp Sebut Rekam Berdua, Polisi: Datangkan Ahli ITE
IST
Pemeran pria sekaligus penyebar video asusila di Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - FA (22), pelaku penyebaran video mesum yang dilakukan dengan mantan kekasihnya akhirnya dapat diringkus polisi. Firman mengaku yang merekam video mesum itu tak hanya dirinya, melainkan mantan kekasihnya juga membantu merekam.

"Kita berdua yang merekam. Kita merekam secara bergantian," katanya saat rilis Rabu (6/2/2019).

Kendati  ikut merekam perbuatan tak asusila itu, mantan kekasih Firman masih berstatus sebagai saksi. Karena kekasih Firman merupakan korban.

"Fokusnya ke penyebaran dulu. Kami masih meneliti. Apakah dia dipaksa merekam? Bisa saja kan? Saya tidak bisa memberikan suatu pandangan yang subjektif. Berdasarkan hasil pemeriksaan saja," kata Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno.

Update Video Mes*m Gadis Mojokerto Viral di WhatsApp (WA), Ini Motif Pelaku Sebarkan Video Itu

Viral di WhatsApp (WA), Video Gadis Mojokerto Ada 2 Adegan, Seperti ini Tampang Pemerannya

Video Por*o Minahasa Viral di WhatsApp (WA), Wajah Pemeran Terlihat Jelas Saat Berhubungan Intim

Setyo melanjutkan, apabila hasil dari pemeriksaan ada unsur pidananya, pihaknya akan meneruskan kasus ini.

"Kasus Ini kan merupakan delik khusus karena menyangkut Undang-Undang Informatika dan Pornografi, selain mengumpulkan barang bukti, keterangan para ahli ITE juga diperlukan," lanjutnya.

FA (22), pemeran pria sekaligus penyebar video viral gadis Mojokerto, digelandang ke tahanan setelah kasusnya dirilis Polres Mojokerto, Rabu (6/2/2019)
FA (22), pemeran pria sekaligus penyebar video viral gadis Mojokerto, digelandang ke tahanan setelah kasusnya dirilis Polres Mojokerto, Rabu (6/2/2019) (surya/danendra kusumawardana)

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery menimpali, kasus penyebaran video ini masih didalami.

Pihaknya juga akan mendatangkan ahli ITE untuk mengungkap keterlibatan mantan kekasih FA dalam pembuatan video mesum.

"Yang membuat pengakuan kan tersangka, apakah benar yang membuat video itu mereka berdua? kami akan datangkan ahli ITE untuk mengungkap kebenarannya," pungkasnya.

Sementara ketentuan pidana Pasal 29 ayat (1) UU RI No 44 tahun 2008 tentang Pornografi berbunyi setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6  bulan dan paling lama 12 tahun atau pidana denda paling sedikit Rp 250.000.000,00 dan paling banyak Rp 6.000.000.000,00.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved