Berita Jombang

Wabup Jombang Janjikan Biaya Gratis untuk Pasien DBD di RSUD Jombang, Begini Katanya

Pemkab Jombang akan membebaskan pasien demam berdarah dengue (DBD) yang sekarang dirawat di RSUD Jombang dari seluruh biaya perawatan

Wabup Jombang Janjikan Biaya Gratis untuk Pasien DBD di RSUD Jombang, Begini Katanya
surya/sutono
Wabup Jombang Sumrambah saat mengunjungi pasien suspect dan positif DBD di RSUD Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Pemkab Jombang akan membebaskan pasien demam berdarah dengue (DBD) yang sekarang dirawat di RSUD Jombang dari seluruh biaya perawatan. Hal ini diungkapkan Wabup Jombang, Sumrambah, saat melakukan sidak di RSUD Jombang, Senin (04/04/19).

Sidak dilakukan guna mengetahui perkembangan pelayanan petugas dan kondisi pasien yang masih dirawat, utamanya di ruangg perawatan khusus anak, yakni Ruang Seruni. Dalam sidaknya, Sumrambah tidak menampik terjadi kelebihan kapasitas atau 'overload' di ruang anak ini, namun dipastikan seluruhnya tetap terlayani dengan baik.

“Pelayanan di RSUD Jombang luar biasa, bahkan juga ada dukungan bantuan pemerintah dan rumah sakit untuk pasien DBB dapat pelayanan gratis," ujar Sumramnbah di sela sidak.

Sejauh ini, lanjutnya, tingkat kegawatan terhadap pasien DBD yang dirawat di RSUD Jombang masih dalam batas kewajaran.

Sebab, dari puluhan pasien terdampak DBD yang dirawat, hanya berkisar 10 sampai 15 persen saja yang benar-benar dinyatakan positif DBD.

“Jadi tidak seperti justifikasi yang berkembang di masyarakat. Sebab hasil diagnosis dokter, dari puluhan pasien yang masuk, hanya 10 persen hingga 15 persennya saja yang positif DBD," kata mantan Ketua DPC PDIP Jombang ini.

Sumrambah menjelaskan guna menekan perkembangan jentik nyamuk, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Jombang terus melakukan pelacakan dan penyemprotan atau fogging di masing-masing wilayah yang terdapat kasus DBD ini.

“Kami terus melakukan pencegahan dan upaya preventif. Kami gerakkan semua desa untuk pemberantasan jentik nyamuk. Karena kita tidak bisa hanya andalkan fogging saja. Artinya sumber harus terselesaikan,“ tegasnya.

Diketahui sepanjang Januari, Dinkes Jombang mencatat sebanyak 95 pasien positif DBD dengan jumlah korban meninggal sebanyak dua orang.

Penulis: Sutono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved