Berita Pamekasan

Sebulan, di Pamekasan Ada 25 Kasus Demam Berdarah dan Satu Pasien Meninggal Dunia

Satu pasien tersebut meninggal di Rumah Sakit Dr. H. Slamet Martodirdjo, berasal dari Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Sebulan, di Pamekasan Ada 25 Kasus Demam Berdarah dan Satu Pasien Meninggal Dunia
surya.co.id/istimewa
Poster berisi cara mencegah terjangkitnya nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama bulan Januari 2019 di Kabupaten Pamekasan mencapai 25 kasus dan tercatat satu orang meninggal dunia.

Satu pasien tersebut meninggal di Rumah Sakit Dr. H. Slamet Martodirdjo.

Korban berasal dari Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Plt Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pamekasan, Ali Maksum mengatakan, di Kabupaten Pamekasan sejumlah penderita terus terpapar.

"Untuk warga Pamekasan harap mewaspadai bahaya virus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Karena pada bulan Januari 2019 terdata 25 kasus dan satu orang meninggal dunia. Warga Desa Bangkes umur 7 tahun seorang laki-laki atas nama Wildan," ujarnya, Minggu (3/2/2019).

Untuk mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah kasus DBD di Kabupaten Pamekasan, lanjut Ali Maksum, seluruh Puskesmas di Pamekasan oleh Dinas Kesehatan Pamekasan sudah dikirimi stiker dan poster tentang peringatan tentang bahaya DBD.

Poster itu bisa dibaca oleh masyarakat Pamekasan, mulai dari penanggulangannya, pencegahan, ciri-ciri DBD sampai perawatannya.

"Pihak Puskesmas sudah kami imbau agar turun ke masyarakat memberikan penjelasan tentang DBD," ujar Ali Maksum.

Menurut Ali Maksum, penyakit DBD sering menyerang anak pada usia 5-14 tahun.

Karena pada usia tersebut, anak-anak masih senang bermain.

Ada indikasi terkena DBD karena sering bermain di tempat yang kotor atau di halaman yang kumuh dan juga tergenang air.

"Biasanya di genangan air itulah nyamuk banyak berkembang biak dan menetaskan telurnya," tegasnya. (Kuswanto Ferdian)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved