Berita Gresik

Percepat Perekaman dan Pencetakan e-KTP, Akhir Pekan Ini Dispendukcapil Gresik Tetap Buka Layanan

Dispendukcapil Gresik tetap membuka layanan pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini dilakukan untuk mengejar target perekaman dan pencetakan e-KTP.

Percepat Perekaman dan Pencetakan e-KTP, Akhir Pekan Ini Dispendukcapil Gresik Tetap Buka Layanan
Tribunjatim.com/Willy Abraham
Warga yang sedang antre melakukan perekaman e-KTP di Kantor Dispendukcapil, Kabupaten Gresik, Jum'at (1/2/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik tetap membuka layanan pada hari Sabtu dan Minggu. Hal ini dilakukan untuk mengejar target perekaman dan pencetakan e-KTP.

Total sebanyak 16.172 orang yang sudah melakukan perekaman e-KTP namun belum dicetak. Pihaknya diberi waktu selama 10 hari untuk segera menuntaskan perekaman dan pencetakan e-KTP di Kota Pudak.

"Mereka sudah merekam tetapi belum dicetak karena keterbatasan blanko," ujar Kadispendukcapil, Khusaini, Jum'at (1/2/2019).

Targetnya, dalam sehari mampu mencetak sebanyak 600 keping e-KTP. Dengan begitu, target yang diberikan dapat segera diselesaikan.

Pelayanan di luar hari kerja itu hanya pada Sabtu (2/2) sampai dengan Minggu (3/2). Dengan layanan jam kerja pukul 08.00 WIB - 15.00 WIB di Kantor Dispendukcapil Jalan Wachid Hasyim No 17.

Nantinya, bila target selama 10 hari telah tercapai, maka pelayanan di luar hari kerja juga akan berakhir.

"Kalau sudah, kembali normal. Semua warga Gresik harus ber E-KTP," tambahnya.

Saat ini, masih banyak warga yang belum melakukan perekaman. Menurut data pusat, hingga saat ini masih ada sekitar 20.000 warga Gresik yang belum melakukan perekaman.

Hal ini membuat pihaknya terus mengebut perekaman dengan cara jemput bola.

Dalam satu tahun terakhir, Dispendukcapil telah mendatangi langsung beberapa kecamatan.

Minggu depan, ada tiga titik yang disebar untuk melakukan pelayanan yakni di Kecamatan Benjeng, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Duku.

"Itu untuk pusat layanan wilayah utara," jelasnya.

Selain itu beberapa sekolah menengah atas (SMA) juga didatangi. Tak luput lembaga permasyarakatan (Lapas) dilakukan perekaman e-KTP yang nantinya baru bisa diambil saat mereka bebas dari masa hukuman.

Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved