Persebaya Surabaya

Pelatih Persebaya Sebut Hal Ini Jadi Perbedaan Mendasar antara Sepakbola Indonesia dengan Spanyol

Djanur menilai perbedaan paling mendasar antara sepak bola Indonesia dengan Spanyol adalah dari sisi infrastruktur.

Pelatih Persebaya Sebut Hal Ini Jadi Perbedaan Mendasar antara Sepakbola Indonesia dengan Spanyol
surya/sugiharto
Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, saat memimpin latihan Bajul Ijo di Stadion Jenggolo, Jumat (1/2/2019) 

SURYA.co.id I SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, sudah tiba di Indonesia usai ikuti kursus modul AFC Pro di Spanyol kurang lebih selama 10 hari sejak tanggal 1-29 Januari 2019 lalu. Bahkan, pelatih asal Majalengka tersebut sudah pimpin latihan Persebaya hari ini, Jumat (1/2/2019) di Stadion Jenggolo, Sidoarjo.

Dalam agendanya di Spanyol, mantan pelatih Persib dan PSMS Medan itu juga dapat kesempatan mengenal lebih dekat Deportivo Alaves, salah satu kontestan La Liga, Spanyol. Disampaikan Djanur, perbedaan paling mendasar antara sepak bola Indonesia dengan Spanyol adalah dari sisi infrastruktur.

“Yang jelas infrastuktur, itu pasti. Karena belum satu pun klub di kita yang memiliki camp. Fasilitas ini diharuskan oleh sebuah klub sepak bola profesional di Spanyol dan Eropa lainnya. Kita belum memiliki itu, kalau ditanya apa yang paling mencolok perbedaan ya itu,” terang Djanur, Jumat (1/2/2019).

Infrastruktur itu diakui Djanur sangat berpengaruh pada kesiapan dan performa tim. Satu diantaranya fasilitas gym di lingkungan tempat latihan.

“Betapa pentingnya persiapan sebelum latihan inti, karena kami latihan di lapangan yang berpindah-pindah, tidak satu camp. Di Spanyol, mereka punya camp dan di situ ada ruangan gym, jadi selalu kelompok umur manapun sebelum terjun di lapangan gym dulu,” tambah Djanur.

Manfaat gym sebelum melahap menu latihan inti diakui Djanur sudah ia ketahui setelah menimba ilmu selama tiga bulan di markas Inter Milan (2016).

“itu (gym sebelum latihan inti, red) selalu saya lakukan walaupun di luar dengan alat alat yang sederhana dan seadanya, kita lakukan itu. Saya sampaikan itu kepada pemain supaya mereka lebih siap lagi,” tutup pelatih asal Majalengka tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved