Berita Bangkalan

Kades di Bangkalan Punya Narkoba dan Senjata Api. Ngakunya Titipan Teman

Polisi menangkap seorang kades di Bangkalan yang memiliki narkoba dan senjata api. Kepada polisi dia mengaku senpi itu titipan temannya.

Kades di Bangkalan Punya Narkoba dan Senjata Api. Ngakunya Titipan Teman
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan menunjukkan senpi dalam pers rilis di mapolres, Jumat (1/2/2019). Senpi itu disita dari Kades Patemon Moh Solihin saat penggerebekan pesta narkoba pada Selasa (29/1/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Polres Bangkalan menggelar pers rilis kasus pengungkapan narkoba dengan tersangka seorang Kepala Desa (Kades) Patemon Kecamatan Tanah Merah, Moh Solihin (37), Jumat (1/2/2019).

Ia ditangkap di rumah warganya, Kampung Patemon Barat Desa Patemon, Kecamatan Tanah Merah pada selasa (29/1/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dari tangannya, Satreskoba Polres Bangkalan menemukan sabu seberat 0,44 gram yang diselipkan di songkoknya dan alat isap sabu lengkap dengan pipet kaca yang ditemukan di dalam bagasi mobil Toyota Fortuner warna hitam bernopol B-1046-KLS

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti senjata api (senpi) yang diselipkan di pinggangnya. Senpi rakitan berwarna silver menyerupai revolver itu dilengkapi dengan amunisi kaliber 38 mm.

Di hadapan Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Paludin Tambunan, Moh Solihin mengungkapkan senpi itu berada di tangannya sejak tiga bulan lalu.

"Punya teman dari Sampang. Senpi itu titipan teman, tidak berfungsi," ungkap Moh Solihin yang menggunakan penutup kepala dalam pers rilis.

AKBP Boby Paludin Tambunan menjelaskan, pihaknya tidak akan percaya begitu saja pengakuan tersangka atas kepemilikan senpi tersebut.

"Kami akan terus kembangkan. Dari siapa, beli atau bagaimana akan kami telusuri," jelas Boby.

Ia memaparkan, penangkapan Kades Patemon Moh Soleh merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang menyebutkan lokasi penggerebekan sering digelar pesta narkoba.

"Saat ini kami sedang gelar operasi tumpas narkoba. Ketika digerebek, ada empat orang sedang pesta narkoba. Salah satunya Moh Solihin," jelasnya.

Boby menegaskan, tersangka akan dijerat pasal berlapis atas kepemilikan sabu dan senpi. Sebagaimana diatur dalam Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta UU Nomor 12/DRT/1951 tentang Senjata Tajam dan Senpi.

"Tiga temannya juga sedang kami proses. Namun akan kami gelar pada kesempatan berikutnya," pungkas Boby.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved