Arema Malang

Tokoh Aremania Yuli Sumpil dan Fandy Lakukan Pembicaraan Khusus dengan Manajemen Arema FC Siang Ini

Tokoh Aremania Yuli Sumpil dan Fandy Lakukan Pembicaraan Khusus dengan Manajemen Arema FC Siang Ini

Tokoh Aremania Yuli Sumpil dan Fandy Lakukan Pembicaraan Khusus dengan Manajemen Arema FC Siang Ini
Instagram @yulisumpil
Tokoh Aremania, Yuli Sumpil. Tohoh Aremania Yuli Sumpil dan Fandi lakukan pembicaraan khusus dengan manajemen Arema FC Siang Ini 

SURYA.co.id | MALANG - Manajemen Arema FC memanggil dua tokoh Aremania yang mendapat sanksi seumur hidup dari Komisi Disiplin(Komdis) PSSI, Yuli Sumpil dan Fandy guna berbicara khusus, Rabu (30/1/2019) siang ini 

Yuli Sumpil dan Fandy dipanggil ke Kandang Singa atau Kantor Arema FC, sebagai tindak lanjut upaya manajemen melakukan banding pada Komdis PSSI, agar status keduanya diampuni.

"Iya, siang ini sekitar jam 1 kami memanggil keduanya ke kantor Arema," kata Sudarmaji , media officer Arema FC pada Surya.co.id, Rabu (30/1/2019).

Aremania masuk ke lapangan ketika peluit babak pertama dibunyikan di laga Arema FC vs Persebaya pada Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (5/5/10/2018). Suporter tersebut tampak menantang kiper Persebaya
Aremania masuk ke lapangan ketika peluit babak pertama dibunyikan di laga Arema FC vs Persebaya pada Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (5/5/10/2018). Suporter tersebut tampak menantang kiper Persebaya (Surabaya.Tribunnews.com/Ndaru Wijayanto)

Terkait agenda pertemuan tersebut, Sudarmaji menjelaskan, manajemen akan menggelar pembahasan soal bahan yang akan diserahkan untuk proses banding, salah satunya yakni memanggil terlebih dahulu keduanya.

"Materi pembicaraannya soal pengampunan dan pemutihan," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keduanya mendapat sanksi dilarang memasuki stadion di wilayah Indonesia sepanjang gelaran Liga 1 2018, karena masuk ke lapangan dan melakukan provokasi saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved