Berita Bangkalan

Pria yang Murka Karena Istrinya Selingkuh di Rumah Kosong Diringkus Polisi

Polisi menangkap Abd Rohman, pria yang menusuk tetangganya yang berselingkuh dengan istrinya di rumah kosong.

Pria yang Murka Karena Istrinya Selingkuh di Rumah Kosong Diringkus Polisi
SXC/mmagallan
ILUSTRASI 

SURYA.co.id | BANGKALAN - H Abd Rohman (43), warga Kampung Jakan, Desa Parseh, Kecamatan Socah, kabupaten Bangkalan, dibekuk Unit Reskrim Polsek Socah, Selasa (29/1/2019) malam.

Ia ditangkap atas kasus penganiayaan terhadap tetangganya, Abu Bakar (23) pada Selasa pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

"Tersangka sebelumnya pergi dan bersembunyi di rumah bibinya. Lantas kami amankan saat malam," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP WM Santoso, Rabu (30/1/2019).

Ia menjelaskan, kasus penganiayaan itu berawal ketika Abd Rohman mencari keberadaan istrinya yang kala itu keluar rumah untuk menyapu halaman rumah.

"Ia mendengar desahan dan memergoki istri berada dalam kamar, bersama seorang pria di sebuah rumah kosong tak jauh dari rumahnya," jelas Santoso.

Pemandangan itu, lanjutnya, kontan saja membuat Abd Rohman naik pitam. Terlebih ketika Abu Bakar mencoba kabur dengan cara menabrak tubuh Abd Rohman.

"Tersangka menusukkan pisau ke tubuh korban. Namun korban masih tetap kabur," paparnya.

Santoso memaparkan, tersangka mengejar hingga korban terjatuh. Pergumulan terjadi hingga Abd Rohman menusuk perut pemuda lajang itu hingga usui terburai.

"Pisau tersangka patah dan lepas dari gagangnya. Warga melerai setelah mendengar teriakan maling," paparnya.

Selain gagang pisau, polisi menyita celana pendek warna hitam milik korban, kaos hitam berlumuran darah milik korban, dan sarung warna hitam kombinasi hijau abu-abu bergaris merah dengan bercak darah.

"Pelaku mendendam karena istrinya bermain asmara dengan korban. Selain luka tusuk di perut, korban juga menderita luka di lengan atas kiri," imbuhnya.

Atas perbuatannya, Abd Rohman dijerat Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana dua tahun delapan bulan penjara. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved