Ahmad Dani Dipenjara, Relawannya Tetap Kampanye di Surabaya-Sidoarjo

Para relawan dan pendukung Ahmad Dhani tetap melakukan kampanye, sekalipun Ahmad Dhani tengah di penjara

Ahmad Dani Dipenjara, Relawannya Tetap Kampanye di Surabaya-Sidoarjo
Instagram | ahmaddhaniofficia
Ahmad Dhani pernah pose foto di balik jeruji besi usai diperiksa oleh Kejari Surabaya, Kamis (17/1/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Para relawan dan pendukung Ahmad Dhani tetap melakukan kampanye, sekalipun Ahmad Dhani tengah di penjara. Bukannya menurun, semangat para relawan Ahmad Dhani disebut justru berlipat untuk mengampanyekan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI ini.

Untuk diketahui, Ahmad Dhani merupakan Caleg DPR RI dari Partai Gerindra. Politisi yang sebelumnya terkenal sebagai musisi ini maju caleg dari daerah pemilihan (Dapil) Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) nomor urut 2.

Menurut Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim, Kiky Yudha Ismunar, partai Gerindra telah mengambil sikap untuk tak mencoret Ahmad Dhani dari Daftar Caleg Tetap (DCT).

"Keputusan BPN (Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi), termasuk tim advokasi BPN adalah kami tetap jalan untuk kampanye. Baik untuk kampanye di Pillpres maupun untuk pencalegan Mas Dhani," kata Yudha kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Menurutnya, saat ini semangat relawan pendukung Ahmad Dhani justru berlipat ganda pasca Dhani ditahan. Sebab, masyarakat menilai perlakuan hukum terhadap pentolan band Dewa 19 itu tak adil.

"Dengan adanya kejadian ini, malah tambah semangat. Kami akan semakin intens untuk sosiliasi kampanye di Surabaya-Sidoarjo," tegas Yudha yang juga salah satu orang dekat Ahmad Dhani ini.

Iwan Fals Diprotes Gara-gara Tanggapi Penahanan Ahmad Dhani, 2 Kata ini jadi Penyebabnya

Kondisi Terbaru Ahmad Dhani Hingga Ditempatkan di Sel Bebas Asap Rokok di Penjara LP Cipinang

Tak hanya rekan separtai, dukungan kepada Ahmad Dhani memang terus bergulir. Di antaranya, Aksi Solidaritas Ahmad Dhani yang dilakukan di Jakarta, Rabu (30/1/2019) sore.

"Hadir di situ beberapa politisi senior, bukan hanya dari Gerindra. Hal ini membuktikan bahwa masalah mas Dhani menjadi masalah kita bersama," terangnya.

Sebelumnya, Anggota Dewan Penasehat Partai Gerindra Muhammad Syafi'i menilai bahwa Ahmad Dhani tidak melakukan kesalahan meskipun dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus ujaran kebencian. Menurutnya, yang justru melakukan kesalahan adalah aparat penegak hukum.

"Kami tidak menganggap dia melakukan kesalahan, yang kami simpulkan yang melakukan kesalahan itu adalah aparat penegak hukum. jadi bagi kami ini sebuah kebanggaan," ujar Syafi'i, Rabu, (30/1/2019) dikutip dari Tribunnews.com.

Oleh karena itu, ia mengatakan meskipun bermasalah secara hukum, Ahamad Dhani tetap menjadi Caleg dari Gerindra dan Anggota Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo - Sandi. Gerindra tidak akan mencoret Ahmad Dhani sebagai Caleg.

"Kalau di Gerindra tidak akan kita ganti. kita malah memastikan dia dibela secara hukum," katanya.

Menurut Syafi'i, Ahmad Dhani tetap menjadi Caleg karena kondisi dan status yang menjeratnya tersebut berbeda. Ahmad Dhani bukan merupakan pelaku kejahatan, melainkan korban kejahatan.

Selain itu kondisinya, sekarang ini menurutnya muncul ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum.

"Kami menganggap Ahmad Dhani menjadi korban matinya demokrasi, matinya kebebasan berpendapat yang dijamin oleh UUD. karena itu malah dia menjadi ikon bagi kita dan kita akan pertahankan dan kita pastikan dia akan mendapat pembelaan hukum dari Partai Gerindra," pungkasnya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved