Pilpres 2019

Bawaslu Beber Alasan Tabloid Indonesia Barokah Tak Melanggar Pemilu, Polri Serahkan ke Dewan Pers

Beberapa hari ini, hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia mendapat kiriman Tabloid Indonesia Barokah, terutama di masjid dan ponpes.

suryamalang.tribunnews.com/rifky edgar
Sejumlah tabloid Indonesia Barokah yang telah dikirim ke Malang. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Beberapa hari ini, hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia mendapat kiriman Tabloid Indonesia Barokah, terutama di masjid dan ponpes. 

Ada pihak yang tak menginginkan tabloid itu beredar, bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan, takmir masjid yang menerima tabloid tersebut segera membakarnya.

Namun, bagaimana dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu)? 

Mabes Polri menyebut Bawaslu telah menggelar pertemuan dengan Gakkumdu terkait Tabloid Indonesia Barokah, Senin (28/1) kemarin.

Pesan Ahmad Dhani dari LP Cipinang untuk Dul Jaelani, Mengharukan : Jangankan Penjara, Mati pun Siap

Alasan Ahmad Dhani Ditahan di Sel Berbeda dengan Tahanan Lain, Kepala LP Cipinang: Dia Idap Penyakit

Mucikari Siska Ungkap Kronologi Vanessa Angel Ingin Langsung Eksekusi di Kamar dengan si Pemesan

Hasilnya, Gakkumdu tidak menemukan pelanggaran yang dilakukan tabloid kontroversial tersebut.

"Dari Bawaslu menegaskan, berdasar hasil gelar antara Bawaslu dan Gakkumdu, sudah diputuskan tidak ada pelanggaran pemilu tidak ada," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Pelanggaran yang dimaksud Dedi adalah tidak ada pelanggaran pemilu, tindak pidana pemilu, hingga kampanye hitam.

"Untuk tindak pidana pemilu tidak ada, begitu pula kampanye hitam juga tidak ada," tambahnya.

Pemandu Lagu Diperkosa di Tempat Karaoke, Pelaku Bawa Senjata Tajam dan Ancam Bunuh Korban

Viral, Jenazah Menggelinding Keluar Peti Mati Setelah Seorang Pria Terpeleset di Liang Lahat

Selanjutnya masalah Tabloid Indonesia Barokah diserahkan kepada Dewan Pers.

"Jadi ranahnya ( Tabloid Indonesia Barokah) diserahkan ke Dewan Pers. Dewan Pers juga sudah melakukan kajian komprehensif nanti akan diserahkan rekomendasinya kepada Mabes Polri," katanya.

Bawaslu Kota Blitar saat mengecek laporan kiriman paket tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Blitar, Jumat (25/1/2019) lalu.
Bawaslu Kota Blitar saat mengecek laporan kiriman paket tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Blitar, Jumat (25/1/2019) lalu. (surya/samsul hadi)
Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved