Berita Gresik

Baru Dibuka, Lapak Pedagang Guci Hancur Ditabrak Bus Pariwisata di Gresik

Bus pariwisata berpenumpang puluhan orang menabrak lapak penjual guci di Gresik. Padahal, lapak tersebut baru dibuka dan belum ada dagangan yang laku

Baru Dibuka, Lapak Pedagang Guci Hancur Ditabrak Bus Pariwisata di Gresik
tribun jatim/willy abraham
Pemilik warung Solikha (60) bersama suaminya Sutikno (61) dimintai keterangan polisi, Senin (29/1/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Solikha (60) sedang memasak nasi di lapaknya saat tiba-tiba bus Pariwisata nyelonong menabrak lapak tersebut.

Tak berselang lama, truk bermuatan sirtu kembali menghantam bus dari belakang. Meski selamat, Ia pun langsung pingsan melihat dagangannya yang sudah ditata di tepi jalan, pecah berserakan.

"Saya di dalam, lihat bus kok jalannya miring terus nabrak, terus ada truk yang menabrak dari belakang," ujar Solikha, Selasa (29/1/2019).

Solikha melanjutkan, di lapaknya itu, ia baru 10 hari berdagang guci bunga untuk menyambut khaul KH. M. Sholih Tsani ke-119 atau Khaul Bungah.

'"Saat kejadian suami lagi di jalan pulang," katanya.

Sutikno (61) yang mengetahui lapaknya dihantam bus bergegas mengendarai motor miliknya kembali ke Kecamatan Bungah. Sambil memikirkan nasib istrinya yang masih ada di dalam lapak.

Solikha hanya bisa menangis haru, bersyukur tidak menjadi korban dalam musibah yang terjadi pukul 08.00 WIB itu.

Biasanya, ia tidur di dalam lapak semi permanen itu, karena rumahnya jauh berada di Dusun Ngepung RT08/RW04, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Belasan guci bunga yang berharga jutaan rupiah hancur ditabrak bagian samping bus.

"Belum ada yang laku, barang baru masuk sini, belum ada yang laku semua," ujarnya sambil mengusap air matanya dengan jilbab.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved