Ingat Nenek Nurjannah? Sempat Selamatkan Cucu dari Banjir Gowa, Ternyata ini Profesinya Dulu

Ingat Nenek Nurjannah? Sempat Selamatkan Cucu dari Banjir Gowa, Ternyata ini Profesinya Dulu

Ingat Nenek Nurjannah? Sempat Selamatkan Cucu dari Banjir Gowa, Ternyata ini Profesinya Dulu
Twitter
Ingat Nenek Nurjannah? Sempat Selamatkan Cucu dari Banjir Gowa, Ternyata ini Profesinya Dulu 

SURYA.co.id - Sosok Nenek Nurjannah mendadak viral saat terjadi banjir bandang di Gowa Sulawesi Selatan, pada Selasa (22/1/2019) lalu.

Banyak orang yang menaruh simpati dan prihatin pada Nenek Nurjannah lantaran saat terjadi banjir bandang di Gowa, nenek tersebut masih menyempatkan diri untuk menyelamatkan cucunya dengan cara memeluk pohon jati.

Menunggu waktu hingga tiga jam lamanya sampai Nenek Nurjannah dan cucunya, Waliziab Muhammad Nur diselamatkan oleh warga.

Meski demikian, keesokan harinya, Rabu, (23/1/2019), Nurjannah harus kembali dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Syech Yusuf Sungguminasa dan dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosis serangan jantung dan terlalu banyak menelan air kotor.

Prostitusi Artis, Vanessa Angel dan Saksi Artis Lainnya Belum Datang di Polda Jatim Hingga Siang Ini

Dua Warga Surabaya Hilang di Sungai Brantas Tulungagung, Wali Kota Risma Kirim 10 Penyelam TNI AL

Update Prostitusi Artis, Vanessa Angel dan Sederet Nama Tenar akan Diperiksa Polda Jatim Hari Ini

"Dari hasil diagnosa dokter terkena serangan jantung dan terlalu banyak menelan air kotor" kata Muhlis, Humas RSDUD Syech Yusuf dikutip dari artikel Kompas.com yang berjudul '5 Fakta Nenek yang Viral Selamatkan Cucu saat Banjir Gowa, Puluhan Tahun Jadi Orangtua Tunggal hingga Sekolahkan Anaknya Jadi Dokter'.

Hampir seminggu setelah peristiwa tersebut, terungkaplah bahwa Nenek Nurjannah bukanlah orang biasa.

Rupanya, nenek yang meninggal pada usia 70 tahun ini, dulunya merupakan seorang reporter TVRI di Ujung Pandang.

Ia kemudian memilih pulang ke kampung halamannya dan menjadi tenaga pengajar.

Hingga maut merenggut jiwanya, Nurjannah masih menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (Kabid Paud) Dinas Pendidikan Kota Palopo.

Saat ajal menjemput, Nenek Nurjannah meninggalkan empat orang putri yang masing-masing bernama Zarah Fani Alizulhijjah (29), Indah (27) dan Adinda Afiandri (25) serta Ananda Dina Alginah (23).

Halaman
123
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved