Banjir di Sulawesi Selatan

Data Terbaru Korban Banjir di Sulawesi Selatan, Terbanyak dari Gowa, 23 Meninggal dan 5000 Mengungsi

Informasi terkait data terbaru korban banjir di Sulawesi Selatan, korban terbanyak dari Kabupaten Gowa.

Ari Maryadi/Tribun Timur
Data Terbaru Korban Banjir di Sulawesi Selatan, Terbanyak dari Gowa, 23 Meninggal dan 5000 Mengungsi, Rabu (23/1/2019). 

SURYA.co.id | MAKASSAR - Informasi terkait data terbaru korban banjir di Sulawesi Selatan, korban terbanyak dari Kabupaten Gowa.

Adapun data sementara yang dikumpulkan Tribun Timur dari aparat setempat akibat bencana alam banjir dan tanah longsor di Sulawesi Selatan tersebut bertambah terus.

Sejak kemarin hingga Rabu (23/1/2019) malam ini ada 23 orang meninggal dunia, 48 orang dinyatakan hilang, dan lebih dari 5.000 orang meninggalkan rumahnya untuk mengungsi. Korban terbanyak  berasal dari Kabupaten Gowa.

Banjir di Sulawesi Selatan Kepung 53 Kecamatan, 8 Orang Meninggal dan 1.000 Orang Mengungsi

Data tersebut dihimpun dari pantauan wartawan Tribun di berbagai daerah dan dari sejumlah sumber resmi.

Di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Humas Pemkab Gowa, Pemkab Maros, BPBD Jeneponto, Polres Jeneponto, BPBD Makassar, dan pemerintah daerah terdampak banjir dan longsor.

Banjir di Sulawesi Selatan Kepung 53 Kecamatan, 8 Orang Meninggal dan 1.000 Orang Mengungsi, Rabu (23/1/2019).
Banjir di Sulawesi Selatan Kepung 53 Kecamatan, 8 Orang Meninggal dan 1.000 Orang Mengungsi, Rabu (23/1/2019). (Tribun Timur)

Rinciannya sebagai berikut:
Meninggal

- Gowa: 12 orang
- Maros: 4 orang
- Jeneponto: 5 orang
- Selayar: 1 orang
- Pangkep: 1 orang

Hilang

- Gowa: 41 orang (21 di Bungaya dan 20 warga di Kecamatan Manuju)
- Jeneponto: 7 orang di Desa Sapanang, Kecamatan Binamu

Mengungsi

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved