Berita Jombang

4 Hari Tak Ada Kabar, Anggota Satpol PP Jombang Ini Ditemukan Tak Bernyawa Mengambang di Sungai

Saat ditemukan mengambang di sungai, korban menggunakan pakaian dinas Satpol PP Jombang dan diketahui bernama Suprihadi.

4 Hari Tak Ada Kabar, Anggota Satpol PP Jombang Ini Ditemukan Tak Bernyawa Mengambang di Sungai
surya/sutono
Jenazah Suprihadi, anggota Satpol PP Jombang, yang dievakuasi dari sungai. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Warga Dusun Tugurejo, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Jombang, berganti dikejutkan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di sungai setempat, Rabu (23/1/2019). Belakangan diketahui mayat tersebut adalah Suprihadi (53) anggota Satpol PP Pemkab Jombang.

Korban yang warga Dusun Gempolkerep, Desa Krembangan, Kecamatan Gudo, Jombang, ini terakhir kali terlihat piket jaga di Kecamatan Jogoroto Sabtu lalu (19/1/2019). Kapolsek AKP Sumiyanto membenarkan adanya temuan mayat anggota Satpol PP Jombang tersebut.

Sekitar pukul 09.30 WIB, warga Dusun Tugurejo Desa Mayangan mencium aroma busuk saat melintas di tepi sungai setempat. Selanjutnya sejumlah warga melakukan pencarian terhadap sumber aroma busuk, dan menemukan tangan manusia mengambang di sungai.

Sedangkan tubuhnya tidak kelihatan karena berada di dalam air. Warga selanjutnya lapor ke Polsek Jogoroto.

Polisi yang datang ke lokasi langsung mengangkat tubuh korban. Ternyata, korban menggunakan pakaian dinas Satpol PP Jombang dan diketahui bernama Suprihadi.

Selanjutnya mayat korban dievakuasi ke RSUD Jombang guna mendapatkan visum et repertum.

"Korban terakhir kali terlihat piket di Kantor Kecamatan Jogoroto hari Sabtu, 19 Januari 2019," kata Sumiyanto.

Menurutnya pada saat pergantian jaga dengan temannya, korban tidak ada di tempat penjagaan.

"Hingga akhirnya diketemukan di sungai dalam keadaan sudah meninggal dunia," imbuh Sumiyanto.

Dikatakan Sumiyanto, korban semasa hidup memang menderita 'stroke' ringan.

Pihaknya menduga saat piket di kecamatan, korban terjatuh ke sungai yang berada di depan kantor kecamatan jogoroto.

"Namun dugaan itu belum pasti. Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Penulis: Sutono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved