Breaking News:

Berita Surabaya

Petugas Dishub Akan Jaga Perlintasan Kereta Api di Ketintang

Ada petugas Dishub, tidak akan ada lagi polisi Cepek atau Pak Ogah di perlintasan kereta api di Jl Ketintang arah kampus Unesa.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Pipit Maulidiya
Seorang warga secara sukarelawan menjaga lintasan KAI di kawasan Ketintang Baru Selatan yang sudah terpasang palang pintu dan pos penjagaan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tidak akan ada lagi polisi Cepek atau Pak Ogah di perlintasan kereta api di Jl Ketintang arah kampus Unesa. Sebagai gantinya akan ditempatkan petugas resmi dari Dishub Kota Surabaya untuk menjaga jalur perlintasan tersebut. 

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, menuturkan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada keputusan Pemkot Surabaya atas rencana penempatan petugas khusus penjaga perlintaan KA itu. 

"Memang itu wewenang pemkot atau Dishub soal petugas palang pintu. Besok akan dirapatkan bersama KAI, Pemkot, Polsek, dan warga untuk merencanakan penempatan petugas Diahub di perlintasan Ketintang," kata Suprapto, Selasa (22/1/2019).

Jalan Ketintang termasuk salah satu jalur perlintaan KA yang tidak ada penjaganya. Namun di jalur ramai kendaraan dan padat penduduk itu sudah dipasang palang pintu otomatis. Saat hendak ada KA melintas otomatis palang pintu itu akan menutup.

Namun setiap saat ada sejumlah Pak Ogah yang beroperasi di perlintasan palang pintu tersebut. Keberadaan petugas palang pintu nonpegawai atau swadaya masyarakat itu kerap dikeluhkan. 

Saat kondisi macet setelah KA melintas di Perlintasan KA itu, petugas swasta tersebut tak bisa mengatasi ruwetnya kendaraan. Pengguna jalan menyambut positif jika ada Petugas Dishub yang akan menjaga dan mengatur lalu lintas di perlintaan Jl Ketintang tersebut. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved