Berita Magetan

Lansia Miskin Ini Tinggal di Rumah Bobrok Puluhan Tahun, 'Disambangi' Pemkab Magetan Tapi . . .

Menurut Sadikun, Pemkab Magetan melalui pemerintah desa sudah melihat kondisi rumahnya, dan berjanji memperbaiki.

Lansia Miskin Ini Tinggal di Rumah Bobrok Puluhan Tahun, 'Disambangi' Pemkab Magetan Tapi . . .
surya/doni prasetyo
Sadikun (87) warga Desa Sempol, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan ini nasibnya memilukan, tinggal di rumah bobrok, bahkan sebagian atapnya sudah roboh. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Sadikun (87), warga Desa Sempol, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, hidup sebatang kara tinggal di rumah yang tinggal puing-puing.

Pemerintah Desa dan Kabupaten, setahun lalu datang melihat rumah yang ditinggali Sadikun, namun sampai hari ini belum ada tindak lanjutnya. Bahkan kini rumah Sadikun, sudah mulai rata dengan tanah, karena atapnya sudah ambruk hampir seluruhnya.

Ambruknya atap rumahnya itu, membuat Sadikun tidak berani lagi tinggal di dalam. Ia tidur di teras rumahnya yang juga sudah rapuh. Kalau hujan turun, lansia yang untuk memenuhi kehidupan sehari hari menyediakan tenaganya sebagai buruh serabutan ini, harus mengungsi ke teras tetangga.

"Kondisi rumah saya ini sudah ambruk sejak tiga tahun lalu. Saya terpaksa tidur diluar, khawatir atap rumah saya itu ambruk lagi,"kata Sadikun kepada Surya, Selasa (22/1/2019).

Menurut Sadikun, Pemkab Magetan melalui pemerintah desa sudah melihat kondisi rumahnya, dan berjanji memperbaiki.

Namun, sampai setahun lebih ini, tindaklanjut dari kunjungan Pemkab Magetan itu belum kunjung terealisasi.

"Pamong sama dari Pemda (Pemkab) sudah melihat rumah saya, kelihatanya juga ngukur ngukur rumah saya. Tapi setelah itu tidak ada kabarnya,"ujar Sadikun.

Situm, keponakan Sadikun membenarkan, pamannya itu sudah lebih tiga tahun tidur di luar. Kalau hujan tiba, pamannya harus mengungsi di teras tetangga terdekat.

"Sekarang sebagai buruh serabutan, Pak Sadikun, paman saya itu sudah tidak ada yang menggunakan lagi tenaganya. Untuk makan, mengandalkan pemberian dari saudara yang masih ada dan tetangga," kata Situm.

Kedua anak Sadikun, lanjut Situm, semuanya sudah berumah tangga. Mereka sudah bertahun tahun tidak pernah menjenguk bapaknya, padahal tinggal di Magetan juga.

Situm berharap ada dermawan yang bisa membantu pamannya memperbaiki rumahnya atau memberikan kerja.

"Supaya paman saya bisa memenuhi kebutuhannya sehari-hari," ujarnya.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved