Pilpres 2019

3 Fakta Penyebar Ijazah Palsu Jokowi, Reaksi Tetangga hingga Sikap Polisi Tak Menahan

Terdapat 3 Fakta Penyebar Ijazah Palsu Jokowi. Polisi telah menangkap dan menetapkan statusnya sebagai tersangka, tapi dia tidak ditahan.

3 Fakta Penyebar Ijazah Palsu Jokowi, Reaksi Tetangga hingga Sikap Polisi Tak Menahan
KPU.GO.ID
Salinan ijazah SMA milik Joko Widodo yang diunggah di laman web Komisi Pemilihan Umum (www.kpu.go.id). 3 Fakta Penyebar Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Tetapkan Tersangka tapi Tidak Ditahan 

Sementara itu, saat Kompas.com mendatangi rumahnya, Umar tidak terlihat berada di kediamannya tersebut.

Tetangga sekitar rumahnya juga mengaku tidak tahu keberadaan Umar, bahkan tidak mengenalinya.

"Saya enggak kenal, saya baru di sini," ucap seorang tetangga Umar yang tak mau disebut namanya.

Daftar Inisial 21 Artis yang Pernah Terlibat Prostitusi Online Versi Polisi

Selebritis Sonny Septian dan Akhmad Fadli Ikut Salat Jenazah Istri Ustadz Maulana, Fadli Tugas Adzan

2. Tidak ditahan

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Umar Kholid Harahap. Namun, Umar tidak ditahan.

"Yang bersangkutan (tersangka Umar Kholid Harahap) tidak dilakukan penahanan, karena diterapkan Pasal 14 Ayat 2 kemudian Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan 207 KUHP," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Umar diketahui dengan sengaja membuat narasi yang sifatnya bertanya, tetapi ada narasi tambahan berupa keterangan-keterangan yang menyebutkan bahwa ijazah Jokowi dari SMP dan SMA itu palsu.

"Dia (tersangka) berikan keterangan-keterangan tahun kelulusan dan tahun beradanya sekolah tersebut, setelah dilakukan klarifikasi dan konfirmasi oleh kepala sekolah SMP maupun SMA yang ada di Solo bahwa ijazah semua itu asli," tutur Dedi.

Mendagri Tjahjo Kumolo Ditipu Pejudi Ngaku Kepala Sekolah, Minta Transfer Rp 10 Juta. Ini Modusnya

TERBARU - Elektabilitas Jokowi-Maruf Amin 47,9 %, Prabowo-Sandi 38,7 %. Tinggal Selisih 1 Digit

Kode Manten di Kasus Suap Wali Kota Pasuruan Setiyono Diungkap Kontraktor Proyek. Ini Artinya

3. Polisi sita barang bukti

Dedi Prasetyo mengemukakan, terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan lantaran diancam hukuman di bawah lima tahun penjara.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved