Berita Malang Raya

DPRD Kota Malang Desak Wali Kota Sutiaji Segera Angkat Direktur PDAM Definitif

Status direktur yang masih pelaksana tugas (Plt) membuat layanan kurang maksimal.

DPRD Kota Malang Desak Wali Kota Sutiaji Segera Angkat Direktur PDAM Definitif
surya/benni indo
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Abdurahman 

Menurut Fatchullah, gangguan seperti yang terjadi saat ini sudah menjadi persoalan klasik sejak ia pernah menjabat sebagai anggota dewan dulu di DPRD Kota Malang

“Karena ini kebutuhan pokok, ini masalah klasik sejak jaman saya dulu. Mudah-mudahan Walikota segera melaksanakan (penetapan direktur definitif, Red),” ujar Fatchullah.

Menurut Fatchullah, PDAM adalah sebuah sistem manajemen pelayanan sehingga apapun yang terjadi pelayanan harus tetap berjalan dengan baik.

Oleh sebab itu, keberadaan pimpinan dalam sebuah sistem manajemen seperti PDAM Kota Malang sangat vital.

Jika pimpinan tidak diberi kewenangan untuk mengambil kebijakkan, maka akan mengganggu pelayanan.

“Sebuah sistem manajemen tetap harus jalan. Kalau itu menjadi masalah, maka Walikota wajib segera menuntaskan. Fraksi PKB mencoba menyurati, khusus PDAM ini bisa segera karena ini kepentingan masyarakat. Tapi saya yakin, Walikota paham tentang itu,” ujarnya.

Sebelumnya, manajemen PDAM Kota Malang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pelanggan PDAM Kota Malang terkait gangguan pelayanan.

Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh Plt Dirut PDAM Kota Malang Anita Sari, Jumat (18/1/2019).

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya. Pelayanan ini memang tidak bisa memuaskan. Tapi kami tetap berupaya meningkatkan pelayanan. Kami juga tidak ingin dikomparasi," ujar Anita, Jumat (19/1/2019).

Anita memaparkan, anomlai yang terjadi akibat gangguan pada suplai air yang ada di Buring Atas.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved