Jumat, 24 April 2026

Seni

Cak Kandar Gambarkan Filosofi Hidup Orang Jawa dalam Seni Lukis

Cak Kandar, seniman asal Surabaya menggambarkan filosofi hidup masyarakat Jawa pada zaman dahulu melalui lukisannya.

tribun jatim/Christine Ayu Nurchayanti
Cak Kandar berpose di sebelah lukisannya yang berjudul "Jagad Alit Nggumulung Jagad Ageng atau Sebaliknya" di pameran lukisan Koperjari, Senin (20/1/2019). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

SURYA.co.id | SURABAYA - Cak Kandar, seniman asal Surabaya menggambarkan filosofi hidup masyarakat Jawa pada zaman dahulu melalui lukisannya.

Lukisan tersebut berjudul "Jagad Alit Nggumulung Jagad Ageng atau Sebaliknya" dengan media acrylic on canvas.

Lukisan ini dipamerkan pada pameran lukisan bertema kearifan lokal yang digelar Komunitas Perupa Jawa Timur (Koperjati).

Pria yang mulai melukis sejak tahun 1965 ini mengungkapkan, jagad ageng nggumuling jagad alit ialah peribahasa masyarakat Jawa.

"Jadag alit adalah hati kita. Jagad ageng adalah dunia, nggumuling berarti menggulung," tuturnya, Minggu (20/1/2019).

Pada lukisannya, ia menggambarkan obat nyamuk berwarna putih yang pada tengah-tengahnya ada gambar hati (love) berwarna merah.

Juga terdapat garis-garis yang melintasi dan mengelilingi gambar berbentuk obat nyamuk itu.

"Saya menggunakan simbol obat nyamuk dengan simbol hati di tengahnya. Artinya jagad alit (hati) bisa menggulung (menguasai) jagad besar (dunia)," tuturnya.

"Orang sudah tidak ingin kesenangan duniawi. Kalau jadi pejabat ya tidak korupsi," lanjut Cak Kandar.

Koruptor, tuturnya, berarti jagad ageng gumulung jagad alit, hati dikuasai keinginan duniawi.

"Kalau dunia menguasai hati, orang menjadi serakah. Kalau hati menguasai dunia, menguasai alam semesta, hati jadi tentram," lanjut Cak Kandar.

Sementara itu, garis-garis yang ada, tutur Cak Kandar, dapat berarti penghalang atau rintangan dalam hidup.

Apabila Anda ingin menginterpretasi lebih jauh lukisan Cak Kandar, Anda bisa datang ke acara pameran lukisan yang diadakan Koperjati di Artspace Kawasan Seni Rupa, Jalan Darmokali no 14-16 Surabaya, mulai 20 Januari 2019 hingga 3 Februari 2019, setiap pukul 10 pagi hingga 21.00 WIB. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved