Berita Madiun

Bupati Madiun Tinjau Lokasi Panas Bumi yang akan Dieksplorasi PT Bakrie Darmakarya Energi, Katanya

Bupati Madiun meninjau lokasi yang rencananya akan dilakukan eksplorasi energi panas bumi di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun

Bupati Madiun Tinjau Lokasi Panas Bumi yang akan Dieksplorasi PT Bakrie Darmakarya Energi, Katanya
istimewa
Bupati Madiun, Kaji Mbing dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, berbincang dengan warga Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (18/1/2019). 

SURYA.co.id | MADIUN - Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, meninjau lokasi yang rencananya akan dilakukan eksplorasi energi panas bumi (geothermal energy) di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (18/1/2019) sore.

Lokasi eksplorasi energi panas bumi itu berada di kaki Gunung Wilis, tepatnya di Desa Mendak. Dalam kegiatan peninjauan, bupati ditemani rombongan yang terdiri dari sejumlah camat dan kepala OPD, menelusuri lokasi eksplorasi dengan mengendarai motor trail karena lokasinya yang berada di tengah hutan.

"Menurut data yang kami miliki, Kabupaten Madiun, tepatnya di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, menunjukkan bahwa ada sumber energi panas bumi," kata Ahmad Dawami, saat ditemui usai melakukan peninjauan.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini menuturkan, di Desa Mendak terdapat  tiga titik lokasi potensi geothermal.

Sementara, bersebelahan langsung dengan Desa Mendak, yakni Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo terdapat satu sumber energi panas bumi, yang saat ini sudah mulai melakukan eksplorasi.

Dia menuturkan, sebelumnya PT Bakrie Darmakarya Energi juga sudah bertemu dengan dinas terkait untuk mengurus segala urusan administrasi yang dibutuhkan.

"Sudah bertemu dengan dinas terkait yang ada di kita, untuk mengurus administrasi," katanya.

Mengenai kemungkinan adanya kekhawatiran dari warga terhadap dampak lingkungan yang akan ditimbulkan apabila dilakukan eksplorasi, Kaji Mbing menjamin akan ada proses reklamasi hutan yang akan mengembalikan kelestarian lingkungan.

Sebelum pekerjaan eksplorasi dilakukan, perusahaan juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan kajian terhadap dampak lingkungan.

"Tahapannya itu ada. Sebelum eksplorasi ada sosialisasi. Itu harus ada. Terkait dampak sosial dan lingkungan," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved