Berita Kediri

Rumah-rumah Rusak Diterjang Puting Beliung yang Menerjang Kampung Duren Medowo di Kediri

Angin puting beliung di Medowo mengakibatkan belasan rumah warga rusak. Puluhan pohon juga tumbang dan patah ranting serta dahannya.

Rumah-rumah Rusak Diterjang Puting Beliung yang Menerjang Kampung Duren Medowo di Kediri
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Warga Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri gotong royong membantu memperbaiki rumah korban puting beliung, Rabu (16/1/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Bencana angin puting beliung menerjang kampung durian Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Selasa (15/1/2019) petang. Bencana ini mengakibatkan belasan rumah warga rusak bagian atapnya. Puluhan pohon juga tumbang dan patah ranting serta dahannya.

Pasca bencana masyarakat bersama dengan personel Polisi dan TNI gotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak diterjang puting beliung, Rabu (16/1/2019).

Desa Medowo selama ini dikenal sebagai desa penghasil durian terbesar di Kabupaten Kediri. Puting beliung ini juga mengakibatkan sejumlah pohon durian roboh dan patah dahannya.

Menurut Edi, Sekretaris Kecamatan Kandangan menjelaskan, setidaknya ada 12 unit bangunan yang rusak diterjang puting beliung. Kerusakan dialami bagian atapnya dari genteng dan seng roboh dan berjatuhan.

Kerusakan bangunan sekolah dialami sekolah TK Medowo dan perumahan yang ada di SDN Medowo 1.

Sedangkan rumah yang rusak bagian atapnya akibat diterjang angin puting beliung dan tertimpa pohon dialami rumah milik Pak Sulis, Sekdes Medowo, Radi, Jalim, Kastar, Kadar, Ngatemi, Bambang, Jumali dan Reban.

"Kerugian hanya bangunan rumah dan sekolah yang rusak. Untuk korban jiwa nihil," jelasnya.

Sementara untuk membersihkan rumah yang tertimpa bencana dibantu warga masyarakat serta personel Polisi dari Polsek Kandangan dan anggota TNI dari Koramil Kandangan.

Korban bencana juga mendapatkan bantuan paket sembako dari Kantor BPBD Kabupaten Kediri. Bantuan telah disalurkan kepada korban.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved