Berita Surabaya

Penggelapan Satu Kontainer Rokok Senilai Rp 8 Miliar, Ada Tujuh Pelaku, Begini Peran Masing-masing

Penggelapan satu kontainer rokok senilai Rp 8 miliar, ada tujuh pelaku, begini peran masing-masing

Penggelapan Satu Kontainer Rokok Senilai Rp 8 Miliar, Ada Tujuh Pelaku, Begini Peran Masing-masing
surya/mohammad romadoni
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono membeberkan barang bukti penggelapan satu kontainer rokok Rp 8 miliar, Rabu (16/1/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menangkap tujuh pelaku sindikat penggelapan muatan truk.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono menjelaskan, tujuh pelaku itu terlibat melakukan kejahatan dengan pemberatan dan menggelapkan rokok satu kontainer senilai Rp 8 miliar dari pabrik rokok PT Bentoel di Malang Jawa Timur.

"Pelaku merupakan sindikat spesialis penggelapan muatan truk yang sering kali beraksi di Jawa Timur," ungkapnya di Mapolda Jatim, Rabu (16/1/2019).

Gupuh Setiyono mengatakan pelaku merupakan sindikat ini mempunyai peran yang berbeda-beda yakni sebagai sopir pekerja yang mengangkut rokok, mengelabuhi GPS kontainer, menampung barang curian hingga penadah barang hasil penggelapan.

"Pelaku sudah berulang kali terlibat penggelapan muatan truk di Jombang dan Mojokerto," jelasnya.

BREAKING NEWS - Polda Jatim Gagalkan Penggelapan Satu Kontainer Rokok Senilai Rp 8 Miliar

Pemuda Kediri Kena Tipu MLM di Kota Malang, Ngaku Ditahan, Pilih Minta Tolong Lewat Facebook.

Adapun identitas dan persan masing-masing pelaku yaitu pelaki yakni Jefri (28) warga Bulak Banteng Kota Surabaya.

Dia merupakan sopir truk trailer yang juga terlibat dua kali penggelapan muatan rokok tahun 2017 dan 2018 di Jombang.

Hasan (50) warga Lowokwaru Malang ini turut merencanakan kejahatan penggelapan muatan rokok.

Dia pernah terlibat penggelapam muatan rokok dan Nestle di Ngoro Mojokerto.

SW (50) warga Morokrembangan Surabaya yakni anak buah pelaku Hasan yang berperan sebagai
mengecek GPS truk trailer dan mengacak sinyal GPS dan handphone.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved