Sambang Kampung

Warga Giat Swadaya, Kampung Mojo di Surabaya Kini Berlimpah Fasilitas Memadai

Warga Kampung Mojo, Surabaya, punya banyak fasilitas bersama yang dibangun secara swadaya. Bagaimana mereka mendapatkan biayanya?

Warga Giat Swadaya, Kampung Mojo di Surabaya Kini Berlimpah Fasilitas Memadai
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Pekerja membangun gapura kampung, Senin (14/1). Warga Jl Kedung Tarukan Baru IV C dengan swadaya membangun gapura baru dengan konsep asri. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memiliki kampung dengan fasilitas memadai, bagi warga Jalan Kedung Tarukan Baru 4C bukan perkara sederhana.

Warga di wilayah RT 10 RW 6 Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya ini, harus mengumpulkan dana swadaya agar bisa memiliki fasilitas memadai. 

Mulai dari paving, teralis hingga tiang lampu. Terbaru, warga sedang membangun gerbang kampung --sebagai identitas gang kampungnya agar lebih menonjol.

Irwan Panca, Ketua RT mengungkapkan, warganya memang memiliki kebiasaan mengumpulkan dana secara swadaya untuk memperbaiki fasilitas kampung. Apalagi, warga juga ingin tampil unggul layaknya kampung-kampung lain yang giat penghijauan.

"Sejak menjabat RT, saya sering diskusikan untuk membangun kampung ini agar lebih rapi dan indah. Termasuk upaya membuat gapura ini kami swadaya," ujarnya, Senin (14/1).

Swadaya ini juga digunakan untuk membeli cat dan membuat motif batik pada paving jalan untuk menghiasi kampung.

Untuk menambah kas kampung, uang kebersihan juga diterapkan pada tiap warga bahkan penghuni kos di wilayah itu.

"Kami rutin kerja bakti tiap minggu ketiga perbulannya, kalau tiap harinya tidak ada sampah sama sekali. Bahkan, anak kecil juga dididik untuk tidak buang sampah sembarangan," urai Irwan.

Tiang listrik secara swadaya juga dipasang warga. Pasalnya, penerangan dari Pemerintah Kota Surabaya baru masuk ke kampung pekan ini. Sehingga, warga berinisiatif membuat tiang lampu terlebih dahulu.

Selain itu, warga kampung juga menerapkan pemilahan sampah, yang selanjutnya dijual ke bank sampah. Sehingga, 25 persen pendapatan dari bank sampah bisa masuk kas kampung.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved