Breaking News:

Video Viral

Video Viral Anak Peluk Polisi Lalu Lintas di Tenggarong, Menangis Sambil Minta Tak Dipenjara

Sabtu (12/1/2019) terdapat video viral Anak Peluk Polisi di Tenggarong. Dua anak kecil menangis dan memohon kepada polisi agar tak dipenjara.

Instagram/polreskukar
Video Anak Peluk Polisi Viral di Tenggarong, Menangis Sambil Minta Tak Dipenjara 

SURYA.co.id - Sabtu (12/1/2019) terdapat video viral Anak Peluk Polisi di Tenggarong. Dua anak kecil menangis dan memohon kepada polisi agar tak dipenjara.

Dalam video viral yang diunggah akun Instagram @polreskukar, terlihat dua anak tersebut mengenakan baju olahraga atau jersey biru donker dan baju oranye dengan garis cokelat melintasi jalan raya tanpa mengenakan helm.

Sementara, dua orang polisi diketahui bertugas di Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yaitu, Bripda Septian Perdana dan Bripda Rodi Gurnandi.

Jokowi Dituding Bohong Lulusan SMA 6 Surakarta, Penuding Rela Mati, Gibran pun Bereaksi

5 Penyebab Anang Syahrini Pisah Sebelum Nikahi Ashanty, Salah Satunya Anggap Syahrini Lebay

Artis Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan Saling Sindir, Bawa-bawa Perasaan, Kalau Cinta Nyatain

Anak berbaju oranye dengan garis cokelat terlihat menangis dan berjanji sambil memeluk Rodi, memohon agar tidak ditilang atau mendapatkan hukuman tertentu.

Dalam video itu, terdengar Septian yang saat itu mengambil video ini, menakut-nakuti akan menahan kedua anak ini selama satu minggu.

Razia

Septian salah seorang polisi lalu lintas yang bertugas kala itu mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (12/1/2019) siang di Kelambu Kuning, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Kejadian sekitar pukul 11.30 Wita," kata Septian dikutip dari Kompsa.com dalam artikel 'Viral Anak Peluk Polisi Setelah Dirazia Saat Bawa Motor, Ini Ceritanya'.

Saat itu, lanjut dia, ia bersama Rodi sedang bersiap-siap kembali ke pos setelah selesai mengadakan razia.

"Pas kebetulan anak tersebut lewat, lalu kami berhentikan. Mereka juga tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan," ujar Septian.

Pada akhirnya, kedua anak ini diantarkan pulang ke rumah masing-masing oleh kedua polisi ini.

"Motor kami titipkan, lalu kami antar dengan mobil patroli ke rumah masing-masing. Motor harus orangtua atau keluarga yang ambil. Kami kasih imbauan saja (ke orangtua atau keluarga) supaya hal seperti itu tidak diulang kembali," ujar Septian.

Dalam keterangan di akun Instagram @polreskukar ini, terdapat suatu imbauan kepada orang tua agar bijak dalam memberikan sesuatu kepada anak.

Salah satunya, memberikan pemahaman kepada anak tentang bahaya mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya sebelum usia yang tepat.

"Anak-anak di bawah umur itu merupakan tanggung jawab orangtuanya. Seharusnya, orangtua tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya," salah satu bunyi kutipannya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved