Citizen Reporter

Aku Bukan Perempuan Biasa

Berangkat dari alasan itu, diadakan seminar nasional kemuslimahan dengan tema Aku Bukan Perempuan Biasa di Universitas Trunojo Madura.

Aku Bukan Perempuan Biasa
foto:istimewa
Suasana seminar nasional kemuslimahan dengan tema Aku Bukan Perempuan Biasa di Aula Gedung Pascasarjana, Universitas Trunojoyo Madura, Sabtu (8/12/2018). 

PEREMPUAN adalah guru pertama dan utama yang mendidik anak-anaknya kelak untuk tumbuh berkembang menjadi manusia kuat, yang mampu menghadapi tantangan zaman. Oleh karena itulah, ia harus menjadi perempuan luar biasa agar dapat membangun peradaban yang luar biasa pula.

Berangkat dari alasan itu, diadakan seminar nasional kemuslimahan dengan tema Aku Bukan Perempuan Biasa, Sabtu (8/12/2018) di Aula Gedung Pascasarjana, Universitas Trunojoyo Madura.

Panitia mengundang Asma Nadia, penulis novel populer dan Nuri Fauziah, psikolog sebagai pembicara. Keduanya menghipnotis 200 peserta yang hadir pada saat itu.

Acara itu dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pukul 09.00-10.00 diisi Nuri Fauziah. Ia menyampaikan tentang peran muslimah masa kini.

“Menjadi muslimah masa kini itu harus pandai menjaga diri karena perempuan yang mampu menjaga dirinya, akan Allah lindungi,” ujar founder komunitas Jomblo Beriman itu.

Sesi selanjutnya pukul 10.00-11.00 diisi Asma Nadia. Asma menjelaskan kiat-kiat menjadi muslimah yang cantik, yaitu dengan selalu bahagia, bersyukur, bersikap menerima serta berbaik sangka pada Allah.

“Singkirkan hal-hal yang membuat kita tidak bahagia. Temukan sesuatu yang membuat kita bahagia serta teruslah berbaik sangka pada Allah. Prinsipnya, more happy = more productive!” ujarnya.

Diana Riskiya Arifah, salah seorang peserta seminar menanyakan tentang bagaimana caranya untuk menciptakan kebahagiaan. Asma menjawab dengan sederhana.

“Kebahagiaan tercipta dari hati yang bersyukur. Apapun keadaan yang kita alami, syukuri sebagai salah satu nikmat Allah. Semakin kita bersyukur, maka kita akan semakin bahagia,” ujar Asma.

Di akhir kegiatan, para pemateri memberikan hadiah secara acak kepada enam peserta yang beruntung. Pertanyaan tersebut berisi tentang pemahaman para peserta mengenai materi yang telah disampaikan.

Siti Halwah
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Universitas Trunojoyo Madura
sitihalwah@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved