Pileg 2019

Caleg Golkar Andi Budi Mengaku Dapat Tugas Kiai Said Aqil Siradj untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Persaingan Pileg di dapil Surabaya dan Sidoarjo mulai terlihat ketat memasuki empat bulan jelang Pemilu 2019.

Caleg Golkar Andi Budi Mengaku Dapat Tugas Kiai Said Aqil Siradj untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
surya.co.id/fatimatuz zahro
Caleg DPR RI dari Partai Golkar Andi Budi Sulistijanto turun menyapa masyarakat Surabaya untuk sosialisasi program, Minggu (13/1/2019).  

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Persaingan Pileg di dapil Surabaya dan Sidoarjo mulai terlihat ketat memasuki empat bulan jelang Pemilu 2019.

Namun, hal tersebut tak menghalangi caleg DPR RI dari Partai Golkar Andi Budi Sulistijanto untuk terus turun menyapa masyarakat. 

Seperti hari ini,  Minggu (13/1/2019), Andi turun blusukan ke kampung Kota Pahlawan untuk menyerap aspirasi masyarakat. 

Selain program yang diunggulkan,  Andi mengaku ada modal dukungan ulama yang menguatkan langkahnya untuk terus maju mencalonkan diri sebagai wakil rakyat untuk duduk di Senayan. 

Pria yang juga Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini menyampaikan bahwa semangat dirinya untuk maju dalam pertarungan Pileh tak lain adalah mengemban amanah dan tugas dari Ketua PBNU Kiai Said Aqil Siradj

"Saya mendapatkan tugas lasung dari beliau,  Kiai Said Aqil.  Itu yang menjadi alasan saya untuk berjuang demi rakyat," kata Andi. 

Orang nomor satu di PBNU itu mendorongnya agar terjun secara langsung agar mampu melakukan pemberdayaan kepada masyarakat, terutama di bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Karena itu, pria asli Surabaya ini bertekad untuk membuka akses seluas-seluasnya kepada masyarakat. Menurutnya, program pemberdayaan umat dari PBNU perlu dikawal agar tepat sasaran.

"Akses masyarakat ke sektor produktif, usaha mikro, bantuan yang tidak mengikat dan tidak perlu agunan, itu berbagai program PBNU yang harus dikawal dan difasilitasi,” ujar Politisi dari Partai Golkar ini.

Begitu juga dengan masalah ekonomi. Kata caleg nomer urut 2 ini, perlu mendapatkan perhatian serius. Sebagai caleg, perlu mengadakan kontrak politik dengan masyarakat.

"Tujuannya adalah untuk menyalurkan genarasi muda kepada akses pekerjaan. Dunia kerja saat ini butuh akses. Sebab, sistem rekrutmen karyawan tidak lepas dari adanya jaringan," pungkasnya.

Dalam masa kampanye yang tersisa ke depan ia mengaku akan memaksimalkan turun bertemu masyarakaat untuk mendapatkan keercayaan dari warga Surabaya dan Sidoarjo. 

Amanah seorang kiai besar baginya adalah tugas yang harus dijalanlam dam dikawal hingga jadi nanti duduk sebagai legislator.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved