Berita Surabaya

Dinas Pendikan Jatim Sediakan Anggaran Rp 4 Miliar untuk Kegiatan Siswa SMA/SMK

Pengembangan kegiatan siswa dilakukan Dindik Jatim dengan memberikan alokasi dana Rp 4 miliar di tingkat SMA/SMK.

Dinas Pendikan Jatim Sediakan Anggaran Rp 4 Miliar untuk Kegiatan Siswa SMA/SMK
surya/sulvi sofiana
Pembukaan Festival Ekstrakurikuler, Talk show dan Pameran Pendidikan SMA/SMK se-Kota Surabaya di JX International, Kamis (10/1/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya mengembangkan minat dan bakat siswa di bidang non akademik mendapat perhatian tersendiri dari Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim.

Untuk itu pengembangan kegiatan siswa dilakukan Dindik Jatim dengan memberikan alokasi dana Rp 4 miliar di tingkat SMA/SMK.

"Harapan kami di masing-masinh kabupaten dan kota mulai menumbuhkan kegiatan untuk mewadahi bakat dan minat anak," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jatim Saiful Rachman nya usai menghadiri Festival Ekstrakurikuler, Talk show dan Pameran pendidikan SMA/SMK se-Kota Surabaya di JX International, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya kegiatan non akademik dapat menjadi wadah agar siswa terhindar dari pengaruh negatif.

Apalagi potensi ekstra kurikuler bisa nenjadi wadah anak-anak yang berjiwa muda.

"Buktinya dalam acara ini anak-anak menikmati, karena mungkin mereka jenuh dengan 16 mapel terus dan sekolah banyak mendorong prestasi akademis,"urainya.

Kegiatan ini juga akan mendorong pembentukan karakter anak karena mereka mampu bersosialisasi dan berorganisasi.

Ini membuat anak lebih mudah membaur saat harus berada di masyarakat.

"Output saat ini sekolah sudah menyusun kegiatan berdasarkan minat anak dan orang tua mengetahui. Dindik mendukung melalui seksi kelembagaan dan kesiswaan di tiap sekolah," pungkasnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Surabaya-Sidoarjo, Sukaryanto mengungkapkan sekolah sebagai basis pendidikan secara kurikulum telah diberikan modal berupa ekskul.

"Selama ini ekskul tidak nampak di semua sekolah, padahal ekskul ini basisnya soft skill. Dan softskill ini pasti akan memberikan sumbangan pada kompetensi anak," ujarnya.

Momen festival ini dijadikan kesempatan revitalisasi tiap sekolah untuk meningkatkan ekskulnya, dan memberikan layanan ekskul dengan maksimal pada anak.

"Kalau butuh dana untuk pelaksanaan kegiatan ini harus dibicarakan dengan orang tua,"lanjutnya.

Orang tua dan sekolah diharapkan bisa mengakui potensi anak sehingga anak merasa didukung.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved