Politik

PKS Harus Bayar Rp 30 M kepada Fahri Hamzah Setelah Kasasi di MA Ditolak, Tenggat Waktu Seminggu

PKS harus segera membayar ganti rugi imateril sebesar Rp 30 miliar kepada Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

PKS Harus Bayar Rp 30 M kepada Fahri Hamzah Setelah Kasasi di MA Ditolak, Tenggat Waktu Seminggu
KOMPAS.COM
Fahri Hamzah menunjukkan salinan putusan MA. PKS Harus Bayar Rp 30 M kepada Fahri Hamzah Setelah Kasasi di MA Ditolak, Tenggat Waktu Seminggu 

SURYA.co.id | JAKARTA - PKS harus segera membayar ganti rugi imateril sebesar Rp 30 miliar kepada Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

Hal itu karena Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan kasasi PKS terhadap Fahri Hamzah. Salinan putusan MA tersebut telah keluar pada 3 Januari 2019.

Mujahid A Latief selaku pengacara Fahri Hamzah mengingatkan kepada petinggi PKS untuk segera membayar ganti rugi imateril sebesar Rp 30 miliar tersebut.

12 Anggota DPRD Kota Malang Diborgol dan Pakai Rompi Oranye Naik Kereta Api Menuju Surabaya

Jenguk Ustadz Arifin Ilham Sakit, Capres Prabowo Subianto Ditunjukkan Video Ini

Mujahid mengatakan surat terkait hal ini juga telah dilayangkan kepada DPP PKS.

"Harapan kami mereka secepatnya menindaklanjuti isi putusan ini. Kami kasih waktu anggap lah satu minggu ke depan. Kalau tidak dijalankan, kami ajukan ke pengadilan," ujar Mujahid ketika dihubungi, Rabu (9/1/2019).

Jika PKS tidak menjalankan putusan MA ini, Mujahid akan mengirimkan surat permohonan eksekusi kepada pengadilan.

Pimpinan KPK Diteror Bom Molotov dan Bom Pipa Paralon, Ini Keterangan Saksi dan Polri

Nantinya, pengadilan akan memanggil petinggi PKS untuk mengingatkan mereka agar menjalankan putusan MA.

Mujahid mengatakan petinggi PKS akan diberi waktu 8 hari untuk menindalkanjuti putusan MA setelah dipanggil pengadilan.

Meski demikian, Mujahid berharap prosedur di pengadilan tidak perlu dilalui dalam kasus ini. Dia meminta petinggi PKS untuk menjadi contoh yang baik dengan mematuhi putusan MA.

"Ini kan putusan pengadilan dan ini perintah. Tidak boleh didebat. Karena mereka adalah tokoh masyarakat, tokoh politik yang bisa jadi contoh, maka kami minta mereka menjadi contoh," kata dia.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved