Berita Mojokerto

Penempatannya Melanggar Peraturan, Puluhan Alat Peraga Kampanye di Kota Mojokerto Dicopot Bawaslu

Bawaslu Kota Mojokerto mencopot paksa puluhan alat peraga kampanye yang pemasangannya melanggar peraturan kampanye

surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Petugas Satpol PP Kota Mojokerto yang mendampingi Bawaslu mencopot salahs atu alat peraga kampanye yang pemasangannya menyalahi aturan. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Bawaslu Kota Mojokerto dan Satpol PP Kota Mojokerto melakukan razia alat peraga kampanye (APK).

Razia APK dilakukan di sejumlah titik di antaranya di daerah Prajurit Kulon dan Meri.

Ketua Bawaslu Kota Mojokerto Ulil Abhsor mengatakan, kegiatan penertiban ini sudah diformulasikan Bawaslu Jawa Timur. Sehingga seluruh Bawaslu yang berada di daerah Jawa Timur rutin melakukan penertiban dua minggu sekali.

"Formulasi ini bernama Jatim Tertib Administrasi. Sebenarnya kami mulai melakukan penertiban tanggal 31 Desember kemarin, namun karena hari libur Nasional kami melakukannya hari ini. Seluruh Bawaslu se Jawa Timur serentak melakukan penertiban," katanya Rabu (9/1/2019).

Dalam razia ini, sebanyak 46 APK dicopot karena ditempel di tiang listrik dan pepohonan. Hal tersebut melanggar aturan PKPU 23 Terkait dengan kampanye dan SK KPU 91 1993 terkait titik pemasangan alat peraga kampanye yang sudah ditentukan KPU Kota Mojokerto.

"Sebanyak 46 APK ini meliputi dari Caleg Kota Mojokerto, DPR Jatim, DPR RI dan juga DPD," sebutnya.

Sebelumnya, masih kata Ulil, pihaknya telah mencoba memperingatkan partai pengusung Caleg untuk memindah lokasi pemasangan APK tersebut. Namun, hingga kini tetap tak dihiraukan.

"Kami telah melayangkan peringatan tanggal 31 Desember. Tapi ternyata masih tetap ada, akhirnya kmi tidak tegas. APK kami copot dan kami amankan," pungkasnya. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved