Berita Tuban

BPBD Tuban Temukan 24 Titik Tanggul Sungai Bengawan Solo Rawan Longsor, Ini yang akan Dilakukan

Rekontruksi BPBD Kabupaten Tuban itu menemukan sebanyak 24 titik tanggul Sungai Bengawan Solo rawan longsor

BPBD Tuban Temukan 24 Titik Tanggul Sungai Bengawan Solo Rawan Longsor, Ini yang akan Dilakukan
surya/m sudarsono
Petugas BPBD Tuban melakukan kegiatan susur Sungai Bengawan Solo, untuk mengetahui titik tanggul rawan longsor 

SURYA.co.id | TUBAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali melakukan penyusuran Sungai Bengawan Solo, Selasa (8/1/2019). Susur sungai terpanjang di Jawa tersebut menindaklanjuti kegiatan yang dilaksanakan pada Bulan November 2018 lalu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono, mengatakan penyusuran Sungai Bengawan Solo tersebut dilakukan sepanjang 43,9 kilometer, mulai dari Kecamatan Rengel hingga Kecamatan Widang.

Penyusuran yang dilakukan tim Jitupasna Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Tuban itu menemukan sebanyak 24 titik tanggul yang rawan. Hal itu bisa menyebabkan potensi longsor apabila tinggi muka air (TMA) debit Sungai Bengawan Solo mengalami kenaikan.

"Susur sungai dilakukan dengan jarak tempuh lebih 43, 9 km dan menemukan sekitar 24 titik tanggul yang rawan longsor," kata Joko.

Mantan Camat Widang itu menambahkan, setelah melakukan penyusuran, pihak BPBD akan mengkoordinasikan dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait temuan titik yang rawan longsor.

"Kami akan kordinasikan temuan ini dengan BBWS, agar mendapat tindak lanjut," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved