Berita Entertainment

Dua Mucikari Artis dan Model Layani Pelanggan untuk Praktik Prostitusi se Indonesia dan Luar Negeri

Dua Mucikari Artis dan Model Layani Pelanggan untuk Praktik Prostitusi se Indonesia dan Luar Negeri

Dua Mucikari Artis dan Model Layani Pelanggan untuk Praktik Prostitusi se Indonesia dan Luar Negeri
Surabaya.Tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Dua mucikari yang mnyediakan jasa artis dan model untuk praktik prostitusi diamankan Polda Jatim. Dua Mucikari Artis dan Model Layani Pelanggan untuk Praktik Prostitusi se Indonesia dan Luar Negeri 

SURYA.co.id | SURABAYA - Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim terus mengembangkan kasus protitusi online yang menyerat keterlibatan artis VA dan seorang model AV alias SA. Dua mucikari ES Dan TN melayani pelanggannya di semua kota di Indoensia hingga luar negeri.

Data yang diperoleh dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menyebutkan, hasil pengembangan yang dilakukan ternyata seluruh konsumennya dari prostitusi yang menyediakan para artis dan model Indonesia berasal dari hampir seluruh kota di Tanah Air.

Bahkan, ada pula konsumen yang berasal dari luar negeri.

"Kalau dilihat, ini konsumennya dari semua kota, tergantung pesanannya. Bahkan di luar negeri juga ada, kami dapatkan data dari luar negeri," kata Luki Hermawan, Kapolda Jatim saat konfresi pers di mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).

Lantas, bagaimana pembayaran atau transaksi yang dilakukan bila pelanggan berada di luar negeri?

Luki menegaskan, transaksi yang dilakukan dua tersangka maupun korban dan pelanggan menggunakan transfer atau digital.

Sebelum melakukan hubungan intim, para pelanggan diwajibkan membayar Down Payment (DP) sebesar 30 persen dari total tarif yang dipatok.

"Semuanya menggunakan digital, pembayarannya pun digital, uang dimuka 30 persen, setelah itu sisanya," beber Luki Hermawan.

Luki Hermawan mengungkapkan, untuk pembagiannya fee antara mucikari dan aris atau model, masih mendalami penyidik.

Namun, hasil terbaru yang diperolehnya menyebutkan bila uang yang diperoleh dibagi rata antara artis atau model maupun mucikari .

"Masing-masing orang punya pembagiannya, kayak kemarin ada, kepada ininya (artis) langsung Rp 35 juta, sisanya dibagi-bagi," sebut Luki Hermawan.

Seperti diketahui, Ditreskrimsus Polda Jatim mengungkap kasus prostitusi onlin yang melibatkan artis VA dan model AV alias SA di sebuah hotel di Surabaya pada Sabtu (5/1/2019) kemarin.

Tarif VA diperkirakan Rp 80 juta dari setiap pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya.

Selanjutnya, AS sendiri diduga memperoleh bayaran hingga Rp 25 juta untuk sekali kencan. (Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi)

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved