Berita Surabaya

Digugat Pedagang Pasar Tunjungan Surabaya, Begini Reaksi Wali Kota Risma

Wali Kota Risma mempersilakan pedagang melakukan gugatan terhadap dirinya terkait mangkraknya Pasar Tunjungan dan lambatnya revitalisasi pasar.

Digugat Pedagang Pasar Tunjungan Surabaya, Begini Reaksi Wali Kota Risma
surya/nuraini faiq
Suasana Pasar Tunjungan Jalan Embong Malang Surabaya yang mati, Kamis (3/1/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mempersilakan pedagang Pasar Tunjungan jika akan melakukan gugatan terhadap dirinya dan juga direksi PD Pasar Surya atas mangkraknya Pasar Tunjungan dan lambatnya revitalisasi pasar.

Menurut Risma, pengajuan gugatan dan melakukan langkah hukum itu adalah hak pedagang yang dirinya juga tidak bisa mengontrol.

"Ya nggak apa-apa (mengajukan gugatan). Itu haknya pedagang," kata Risma.

Namun, sebagaimana saat diwawancara di Balai Kota Surabaya, Jumat (4/1/2019) sore, Risma mengaku memiliki alasan mengapa hingga kini Pemkot belum merealisasikan revitalisasi Pasar Tunjungan yang sudah lama direncanakan.

Ia mengatakan, Pemkot bersama PD Pasar Surya sudah melakukan dan membuat perencanaan revitalisasi Pasar Tunjungan sejak lama.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata realisasi rencana mengubah wajah Pasar Tunjungan menjadi kawasan ekonomi modern yang menampung lebih banyak UKM dan pedagang itu menemukan kendala.

Salah satu yang menjadi kendala utama yaitu adalah masalah internal di direksi dan utang miliaran yang membuat PD Pasar Surya limbung.

Ini yang mengganjal realisasi revitalisasi Pasar Tunjungan yang bahkan direncanakan membutuhkan dana Rp 100 miliar tersebut.

"Kemarin itu, sudah mau kami revitalisasi. Tapi ternyata ada masalah dengan direksi. Insyaallah lah, ini rekrutmen direksi sudah mau final. Jadi setelah itu baru kami akan pikirkan lagi soal revitalisasi Pasar Tunjungan," kata Risma.

Saat ini posisi direktur utama, direktur keuangan, dan direktur pembinaan keuangan di PD Pasar Surya masih kosong.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved