Berita Madiun

Peringati Hari Amal Bhakti Kemenag, Bupati Madiun Minta Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Kementrian Agama didirikan untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat.

Peringati Hari Amal Bhakti Kemenag, Bupati Madiun Minta Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama
ist/Humas Pemkab Madiun/Doni
Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, memimpin upacara Hari Amal Bhakti Kemenag RI di kantor Kemenag Kabupaten Madiun. 

SURYA.co.id|MADIUN - Bertempat di Halaman Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Pemkab Madiun menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke- 74, Kamis (3/1/2018).

Upacara dipimpin langsung Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro atau yang akrab dipanggil Kaji Mbing , serta dihadiri Forkopimda Kabupaten Madiun beserta tamu undangan.

Upacara berlangsung dengan khidmad.  Bupati Madiun, Kaji Mbing juga membacakan sambutan dari Kementerian Agama RI.

"Kita memperingati hari bersejarah ini dalam kesederhanaan, keprihatinan, dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak dari peristiwa alam di beberapa wilayah, seperti Lombok, Palu, Banten dan Lampung. Seluruh bangsa Indonesia merupakan satu kestuan dalam derita dan bahagia, dalam sukacita maupun duka lara," kata Kaji Mbing.

Kaji Mbing menuturkan, 73 tahun silam, tepatnya pada 3 januari 1946, pemerintah membentuk Kementerian Agama sebagai bagian dari perangkat kehidupan bernegara dan berpemerintahan dalam NKRI.

Dia mengatakan, Kementerian Agama didirikan untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan keagamaan masyarakat. Selain itu, juga menjaga kerukunan hidup antar umat beragama.

"Melalui peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, kita diingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945, terutama sila Ketuhanan YME pada pembukaan dan pasal 29 UUD," katanya.

Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama tahun ini, yaitu Jaga Kebersamaan Antar Umat, ia ingin mengajak seluruh jajaran di Kementerian Agama, menjaga kerukunan antar umat beragama. Apalagi, lanjut Kaji Mbing, tahun 2019, merupakan tahun politik.

"Mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan," imbuhnya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved